Jitunews.Com
15 April 2019 08:40 WIB

Jaga Stabilitas Harga Bawang Merah dan Bawang Putih, Kementan 'Gercep' Lakukan Ini

Melalui operasi pasar, diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal

Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian gerak cepat menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019) di beberapa titik wilayah Jakarta. (Kementan)

Sementara itu, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Yasid Taufik, menyampaikan bahwa stok bawang putih tersedia, masyarakat tidak perlu khawatir.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, stok bawang masih aman” ujar Yasid.

Ia menambahkan, “bawang putih yang kami keluarkan ini merupakan stok bulan Oktober, kami mengambil stok yg ada di gudang-gudang bekerjasama dengan pelaku usaha untuk mengeluarkan stok bawang mereka membantu menstabilisasikan harga bawang di pasar.”

Menurut Yasid, pasokan bawang merah ke Pasar Induk Kramat Jati sebenarnya sudah kembali normal. Tingginya harga di tingkat retail, lebih disebabkan karena pedagang eceran masih menjual bawang merah stok lama. Pedagang eceran belinya juga sudah tinggi, jadi wajar kalau mereka habiskan stok dengan harga yang tinggi juga.

“Namun ini tidak akan lama karena harga di pasar induk sudah mulai turun. Pasokan aman terkendali karena masuk 30an truk bawang merah dari normalnya cukup 25 truk sehari. Harga sudah mulai turun seribu hingga dua ribu, apalagi dibantu sama Operasi Pasar sekarang, tentu akan makin turun lagi,” ujar Yasid.

Operasi Pasar terus diupayakan supaya harga lebih cepat kembali normal. Kementan pun memastikan tanaman bawang merah masih sangat luas, bahkan sebagian sudah siap panen.

“Bulan Mei nanti akan ada pemanenan, jadi tidak perlu khawatir kami pastikan stok aman” tutup Yasid.



Mentan Optimistis Polbangtan Cetak Generasi Petani Milenial SuksesDari Batas Negara, Kementan Lepas Ekspor Komoditas Pertanian asal NTT
Halaman:
  • Penulis: Riana

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita