Jitunews.Com
11 April 2019 21:34 WIB

Infrastruktur Bandara dan Kelistrikan: Meretas Isolasi Pedalaman Provinsi Aceh

Berikut ulasannya

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan (Doc Jitunews)

ACEH, JITUNEWS.COM - Pesawat ATR berbaling-baling mendarat mulus di Bandar Udara Takengon Rembele, Kabupaten Bener Meriah di jantung dataran tinggi Alas Gayo – Aceh Tengah, setelah menempuh 45 menit perjalanan dari Kuala Namu, Medan.

Penerbangan pagi ini seperti berselancar di atas kehijauan hutan menyusur ufuk garis bukit barisan ke arah barat laut pada ketinggian terbang rata-rata 1.400 meter di atas permukaan pohon.

Sampe L Purba, Staf Ahli Kepala SKK Migas bercerita, Tanah Gayo – Alas ini sepintas lihat banyak kemiripan dengan wilayah Tapanuli di pedalaman Danau Toba. Bandaranya sama-sama ada di ketinggian, hanya selisih 7 meter (Rembele 1.413 meter, sementara Silangit 1.420 meter di atas permukaan laut,). Penduduknya bertanam kopi dan para prianya senang mengenakan cincin batu akik.



Ditanya Bukti Perampokan Garuda, Pertamina, PLN, Prabowo Ketiga Kalinya Bilang, "Bukti Ndasmu!"

Bandara Rembele dibangun tahun 2000, namun landas pacunya sangat pendek, hanya berupa air strip yang kurang memenuhi syarat didarati pesawat komersial. Perluasan bandara sulit, karena pemukiman penduduk di dataran sempit di ujung landas pacu tidak mudah diselesaikan.

Pada waktu itu, Takengon dan dataran tinggi Gayo Alas umumnya terisolir dan hanya dapat ditempuh dengan perjalanan darat dari Medan atau Banda Aceh sekitar 6 – 8 jam menembus kesunyian hutan, kelokan curam tajam dan cekaman kondisi keamanan yang rawan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan (9/4) yang datang keempat kalinya di tempat tersebut disambut meriah di pendopo Kabupaten. Beat musik, nyanyian andung dan gerak tari menyambut kehadiran Menteri dan rombongan persis tarian gondang liat-liat di Samosir, dinamis dan sederhana.

Kalau di Tapanuli ada Danau Toba, di Aceh Tengah ada Danau Laut Tawar. Memang beberapa kajian ada yang menyebut bahwa secara antropologis Gayo Alas dengan Batak merupakan rumpun yang berdekatan, dan sesama proto Melayu.

Heboh Ibu Pertiwi Diperkosa, Fadli Zon Bilang, "yang Memperkosa, ya Pasti Penguasa Lah"

Halaman:
  • Penulis: Raka Kisdiyatma

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita