Jitunews.Com
11 April 2019 15:15 WIB

Proyek Infrastruktur Kelistrikan di NTT Diresmikan, Menjamin Pasokan Listrik di Labuan Bajo dan Sekitarnya

Pengoperasian proyek-proyek listrik tersebut akan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik di Labuan Bajo, Ruteng, dan Ulumbu

Menteri ESDM, Ignasius Jonan resmikan proyek infrastruktur kelistrikan di NTT (Kementerian ESDM)

Selama ini distribusi sistem kelistrikan wilayah NTT terbagi dua sistem, yaitu sistem Kupang dan sistem NTT isolated. Sistem Kupang per 7 April 2019 memiliki daya mampu, yaitu 122,22 MW dan beban puncak 86,50 MW dengan cadangan sebesar 25,72 MW. Sedangkan sistem NTT isolated mempunyai daya mampu 82,13 MW, beban puncak 70,66 MW dan cadangan 11,47 MW.

Selain PLTMG MPP 20 MW, beberapa Proyek infrastruktur kelistrikan yang diresmikan secara terpusat di Rangko guna menopang keandalan listrik NTT, antara lain: Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV Labuan Bajo - Ruteng, dengan panjang jaringan 150 kms (230 tower); SUTT 70 kV Ruteng - Ulumbu, dengan panjang jaringan 46 kms (72 tower); dan Gardu Induk (GI) Labuan Bajo, GI Ruteng serta GI Ulumbu masing-masing berkapasitas 1 x 20 MVA dengan tegangan 70 kV.

Amien Rais Sebut Ada DNA Bung Karno di Prabowo, Kubu 01 Bilang, "Tanyakan Psikolog dan Psikiater ya"



Kementerian ESDM Launching Migas Cepu Edupark, Wisata Edukatif Baru di Blora

Menurut Menteri Jonan, pengoperasian proyek-proyek listrik tersebut akan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik di Labuan Bajo, Ruteng, dan Ulumbu karena sudah terhubung Grid Sub Sistem Flores.

"SUTT ini penggunaannya bisa ditingkatkan hingga 150kv, nanti SUTT-nya ini sampai ke Larantuka, namanya Trans Flores," ujar Jonan.

 

Prabowo-Sandi Akan Turunkan Tarif Lisitrik dalam 100 Hari, Menteri Jonan Bilang, "Harus Meningkatkan...."
Halaman:
  • Penulis: Nugroho Meidinata

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita