Jitunews.Com
11 April 2019 15:15 WIB

Proyek Infrastruktur Kelistrikan di NTT Diresmikan, Menjamin Pasokan Listrik di Labuan Bajo dan Sekitarnya

Pengoperasian proyek-proyek listrik tersebut akan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik di Labuan Bajo, Ruteng, dan Ulumbu

Menteri ESDM, Ignasius Jonan resmikan proyek infrastruktur kelistrikan di NTT (Kementerian ESDM)

NTT, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, hari ini, Kamis (11/4), meresmikan beberapa proyek infrastruktur ketenagalistrikan dan program sambungan listrik gratis kepada 11.000 rumah tangga miskin dan tidak mampu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu infrastruktur kelistrikan yang diresmikan yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Mobile Power Plant (PLTMG MPP) Flores 20 Mega Watt (MW). Keandalan sistem kelistrikan di Provinsi NTT, khususnya di Pulau Flores dipastikan akan semakin meningkat dengan adanya PLTMG MPP Flores 20 MW yang pembangunannya telah selesai dan beroperasi sejak tahun lalu.

Ditemukan Surat Suara di Malaysia Sudah Dicoblos, Politisi Demokrat: Kami Akan Duduki KBRI dengan Cara Apapun



Kementerian ESDM Launching Migas Cepu Edupark, Wisata Edukatif Baru di Blora

"PLTMG MPP Flores 20 MW ini sudah sekitar 8-9 bulan beroperasi, keberadaan PLTMG ini diharapkan dapat meningkatkan pasokan listrik di NTT, khususnya Pulau Flores. Ini akan mampu memasok ke 23.148 pelanggan Rumah Tangga 900 VA," kata Menteri Jonan di lokasi peresmian yang di pusatkan di PLTMG MPP Flores di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kec. Boleng, Kab. Manggarai Barat.

PLTMG MMP Flores ini secara sistem terkoneksi dengan PLT Panas Bumi Ulumbu 4 x 2,5 MW yang telah terlebih dahulu beroperasi. Saat ini, operasional PLTMG MPP Flores masih menggunakan high speed diesel (HSD) sebagai sumber energi utamanya. HSD merupakan bahan bakar minyak jenis solar yang memiliki angka Cetane Number 45, jenis BBM ini umumnya diperuntukan untuk mesin industri.

"Beroperasinya PLTMG ini akan menggantikan PLTD sewa sebesar 8 MW dan mampu menghemat pemakaian BBM," jelas Menteri Jonan.

Prabowo-Sandi Akan Turunkan Tarif Lisitrik dalam 100 Hari, Menteri Jonan Bilang, "Harus Meningkatkan...."

Halaman:
  • Penulis: Nugroho Meidinata

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita