Jitunews.Com
12 Maret 2019 20:46 WIB

Soal Alasan Pembebasan Siti Aisyah, Begini Penjelasan Kementerian Luar Negeri

Arramanatha menegaskan, sedari awal Kementerian Luar Negeri RI sudah mengusahakan agar Siti Aisyah tidak terkena hukuman mati.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir (bbc)

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, mengungkapkan bahwa Siti Aisyah, terduga pembunuh Kim Jong Nam, kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, bebas dari tuntutan karena tidak cukup bukti.

Arrmanatha menyebut, putusan bebas terhadap Siti Aisyah diputus hakim pada Senin, 11 Maret 2019 pukul 10 pagi waktu setempat.

"Inikan faktanya bahwa jaksa menghentikan tuntutannya dan yang tahu alasan penghentian ya jaksa penuntut. Ini sepenuhnya hak jaksa penuntut, namun sejak awal pengacara SA telah menyampaikan tidak ada bukti yang cukup untuk menjatuhkan hukuman pada SA," kata Arrmanatha, Senin (11/3) kemarin.

Arramanatha menegaskan, sedari awal Kementerian Luar Negeri RI sudah mengusahakan agar Siti Aisyah tidak terkena hukuman mati.



Disidang, Ini Pengakuan Siti Aisyah Soal Tuduhan Membunuh Kim Jong-nam

Segera setelah hakim memutuskan bebas, Siti Aisyah langsung dibawa ke KBRI di Kuala Lumpur, Malaysia.

Arramantha menerangkan, saat ini, Kementerian Luar Negeri RI sedang melakukan proses administrasi agar bisa Siti Aisyah bisa segera pulang ke Indonesia.

Pembebasan dari tuntutan hukuman mati Siti Aisyah adalah jalan panjang. Presiden RI Joko Widodo diantaranya berkoordinasi dengan BIN, tim pengacara dan pihak terkait hingga pada Senin, 11 Maret 2011 Jaksa Penuntut meminta hakim menghentikan tuntutannya dan Siti Aisyah dibebaskan.

"Terkait pemulangan, masih ada proses administrasi di Malaysia. Setelah selesai, dia (Siti Aisyah) akan di bawa pulang," kata Arrmanatha.

 

Kubu 02 Minta Jokowi Gak Usah Terlalu Bangga Soal Pembebasan Siti Aisyah, "Ibaratnya Gak Perlu Puji Tukang Pos.."
Halaman:
  • Penulis: Riana

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita