Jitunews.Com
4 Maret 2019 20:32 WIB

Klaim Arcandra, Tiga Hal Ini Buktikan Gross Split Laris Manis, Apa Saja?

Pada tahun 2017, untuk pertama kalinya, Indonesia merubah sistem fiskal pengelolaan hulu migas dari cost recovery menjadi gross split.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar (Dok. KESDM)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, berusaha melakukan inovasi baru, baik yang berwujud dalam bentuk teknologi maupun kebijakan, agar iklim investasi migas di Indonesia dapat terus kompetitif.

Pada tahun 2017, untuk pertama kalinya, Indonesia merubah sistem fiskal pengelolaan hulu migas dari cost recovery menjadi gross split.

"Pada era sekarang ini dunia penuh dengan disrupsi, sehingga dunia migas juga perlu melakukan disruption salah satu adalah dengan menyangkut sistem fiskal kita, dulu menggunakan cost recovery sekarang menggunakan gross split, itu adalah disruption ESDM sendiri," kata Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, pada saat membuka acara focus group discussion (FGD) di Jakarta, Senin (4/3).



Soal Hilirisasi Batubara, Jonan Puji PT Bukit Asam: Gini Deh...

Lebih lanjut, Arcandra menjelaskan bahwa gross split memiliki prinsip dasar Certainty (parameter pemberian insentif jelas dan terukur), Simplicity (tidak ada perdebatan mengenai biaya, dan pengadaan independen) dan Efficiency (mendorong industri migas untuk efisien sehingga mampu menghadapi gejolak harga minyak).

Perubahan kebijakan ini, kata Arcandra, merupakan langkah disruptif Pemerintah dalam pengembangan migas Indonesia.

"Semuanya ditentukan di awal, kalau sebuah lapangan memiliki CO2 yang besar maka akan mereka mendapatkan insentif, kalau lapangan tersebut di remote area maka akan diberikan insentif, kalau oil price rendah maka mereka akan dikasih insentif lebih tapi kalau oil price tinggi, maka negara akan insentif lebih, hal-hal ini sudah tertuang dalam 13 split dan kontrak persis diketahui kontraknya berapa yang akan didapatkan oleh mereka, ini adalah prinsip certainty," jelas Arcandra.

Prinsip yang kedua gross split adalah simplicity. Salah satu kendala untuk mempercepat bisnis proses migas dalam penentuan biaya pada Plan of Development (POD).

Puji Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Jonan: Jangan Mempersulit dan Memperlambat...

Halaman:
  • Penulis: Riana

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita