Jitunews.Com
15 November 2018 07:00 WIB

Said Didu: Berbahaya Genderuwo Sudah Menyatu dengan Kekuasaan

Said Didu mencontohkan utang perusahaan-perusahaan BUMN yang tak kalah banyak dibanding utang pemerintah

Said Didu. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Istilah politik genderuwo yang diucapkan Presiden Joko Widodo mendapat reaksi dari banyak pihak.

Mantan staf khusus Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Said Didu mengatakan, sangat membahayakan jika genderuwo masuk ke sistem pemerintahan penguasa.

"Genderuwo yang paling bahaya di negara adalah kalau genderuwo itu sudah menyatu dengan kekuasaan," kata Said Didu dalam diskusi 'Menumpas Genderuwo Ekonomi' di Prabowo-Sandi Media Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/11).



Dengar Curhatan Buruh, Ini Tiga Janji Sandiaga Jika Menang Pilpres 2019

Said Didu mencontohkan utang perusahaan-perusahaan BUMN yang tak kalah banyak dibanding utang pemerintah.

Menurutnya, publik terkejut dengan pengurusan utang dan tiba-tiba muncul hasil total angka utang BUMN.

"Lobi-lobi untuk mendapatkan sumber pembiayaan genderuwonya juga ada, termasuk itu BUMN-BUMN itu utangnya kemana kita tahu, tapi kita nggak tahu siapa yang urus tahu-tahu sudah dapat utang," ujar Said Didu.

Said Didu Beberkan Genderuwo Ekonomi yang Hinggapi Sektor-sektor Penguasa
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita