Jitunews.Com
9 November 2018 08:40 WIB

Holding Migas Perkuat Kedaulatan Energi Nasional

Bersatupadunya PGN dan Pertagas, meningkatkan pemanfaatan infrastruktur dan memperkuat rantai pasok gas bumi di Indonesia.

Ilustrasi. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Minyak dan Gas bumi (Migas) menjadi solusi untuk meningkatkan ketahanan energi.

Dengan adanya holding BUMN Migas dapat meningkatkan penggunaan gas yang bersumber dari perut bumi Indonesia yang selama ini penyerapnya belum optimal.

Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Gigih Prakoso, mengatakan, tuntasnya pembentukan Holding BUMN Migas dengan PT Pertamina (Persero) bertindak sebagai induk perusahaan sektor migas, sesuai dengan strategi dalam memperkuat sektor energi nasional yang perlahan diwujudkan.



Pertamina dan Bukit Asam Teken Kerja Sama dengan Air Products

“Dengan adanya induk Pertamina, entitas usaha milik negara di sektor energi bisa diharmonisasi,” kata Gigih, di Jakarta, Kamis (8/11).

Dengan bersatupadunya PGN dan PT Pertamina Gas (Pertagas) akan meningkatkan pemanfaatan infrastruktur dan memperkuat rantai pasok gas bumi di Indonesia.

“Infrastruktur PGN dan Pertagas jadi satu, seperti pipa transmisi atau distribusi, itu bisa lebih meningkatkan utilitas serta efisiensi bagi operasional kedua perusahaan,” tutur Gigih.

Gigih melanjtukan, dengan terintegrasinya infrastruktur PGN dan Pertagas, secara langsung subholding gas ini menguasai lebih dari 96 persen portofolio hilir gas. Hal ini pun akan menyukseskan ketercapaian target Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) hingga 2025, di antaranya sebanyak 4,7 juta sambungan rumah tangga baru, 6.302 kilo meter (km) pipa hilir, dan 5.437 km pipa hulu.

“Dengan kekuatan tersebut, pelayanan gas bumi untuk semua segmen bisa dinikmati rakyat dari Aceh hingga Papua,” tutur Gigih.

Arcandra Bocorkan Obrolan Bos ExxonMobil dan Jokowi, Ternyata…

Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita