Jitunews.Com
7 November 2018 16:44 WIB

Begini Cara Jitu Pertamina EP Genjot Produksi Lapangan Migas Uzur

Pertamina punya 300 lapangan migas tapi 90 persen itu lapangan tua

Direktur Utama Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf (VIVA.co.id/Fikri Halim)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden Direktur PT Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya secara mayoritas mengelola lapangan-lapangan migas yang sudah uzur alias tua.

Meski begitu, kata Nanang, lapangan-lapangan migas tersebut masih bisa berproduksi. Namun, optimalisasinya membutuhkan biaya yang lebih tinggi dari lapangan baru.

"Kita punya 300 lapangan migas tapi 90 persen itu lapangan tua. Umurnya lebih dari 40 tahun. Tapi kita tetap bisa produksi," kata Nanang, dalam forum produsen minyak dan gas bertajuk 'Making Money From Mature Fields' di Jakarta, Rabu (7/11).



Anak Usaha Pertamina Siap Dongkrak Produksi Hingga 9.000 Barel

"Secara keekonomian masih masuk hitungan kami, ya kita produksikan, karena kita butuh minyak dan gas dari domestik," sambung Nanang.

Nanang melanjutkan, salah satu cara yang ia lakukan untuk optimalisasi lapangan migas tua adalah memperbaiki fasilitas dan penggunaan teknologi baru. Perseroan juga, kata dia, akan meningkatkan teknologi injeksi dengan berbagai cara seperti penggunaan Electrical Submersible Pump (ESP) hingga Enhanced Oil Recovery (EOR).

Lebih jauh, Nanang meyakini, Pertamina EP masih dapat meningkatkan produksi dengan menggenjot eksplorasi di lapangan Sukowati. Hal ini diyakini mampu menambal penurunan produksi sebesar 2,5 persen pada 2017.

"Ini upaya dari sisi kita nahan decline rate. Artinya 2018 ini ada turning point trend menurun sekarang kita ramp up angkat kembali. Harapannya ini dari lapangan-lapangan baru development baru aset kelola baru dari Sukowati," pungkasnya.

Diketahui, produksi minyak di lapangan Sukowati telah menembus angka 10 ribu barrels of oil per day (BOPD). Rata-rata produksi di lapangan yang terletak di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur itu rata-rata sekitar 6.800 BOPD.

 

Produksi Migas PHE di Atas Target, Pemicunya Ternyata…
Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita