Jitunews.Com
30 Oktober 2018 21:30 WIB

Per September, DMO Batubara 84 juta ton

Dari 84 juta ton itu, 66 juta ton diserap oleh PT PLN, sedangkan 18 juta ton diserap oleh industri dan lain.

Batubara. (Thinkstock)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, menuturkan, realisasi pasokan batubara dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) sampai September 2018 sebesar 84 juta ton.

"Sampai September 2018 jumlah DMO sebanyak 84 juta ton," tutur Agung Pribadi, di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (30/10).

Adapun rinciannya, kata Agung, dari 84 juta ton itu, 66 juta ton diserap oleh PT PLN (Persero). Sedangkan 18 juta ton diserap oleh industri dan lain.



Kementerian ESDM Berduka, Tiga Pegawainya Jadi Korban Pesawat Lion Air JT 610

"PLN 66 juta ton, industri lain 18 juta ton," kata Agung.

Lebih jauh, Agung belum bisa merinci pelaku usaha mana saja yang sudah memenuhi DMO. Dimana, setiap pelaku usaha batubara wajib mengalokasikan 25 persen batu bara untuk DMO.

Hanya saja, kata Agung, hampir semua perusahaan batubara pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) sudah memenuhi 25% DMO.

"Hampir semua PKP2B sudah penuhi DMO 20%," kata Agung, dikutip dari inilah.com.

 

RAPBN 2019 Diketok, Subsidi Energi Bengkak Segini!
Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita