Jitunews.Com
29 Agustus 2018 12:31 WIB

Tangkap Peluang Ekspor Perikanan, Slamet: Harus Komprehensif dan Kekinian

Sub-sektor akuakultur merupakan bagian penting dalam perekonomian nasional maupun dunia

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto. (JITUNEWS/Johdan A.A.P)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP menggelar Indonesian Aqualculture (Indoaqua) yang merupakan kegiatan rutin tahunan.

Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menjelaskan, sub-sektor akuakultur merupakan bagian penting dalam perekonomian nasional maupun dunia. Kontribusi akuakultur terhadap produksi peirnakan dunia berdasarkan data FAO tahun 2016 meningkat tajam.

"Indonesia memiliki posisi yang strategis karena merupakan produsen produk akuakultur terbesar nomer 2 setelah China," ujar Slamet dalam sambutannya di acara 'Kick Off Meeting Aquatica Asia dan Indoaqua 2018' di Ballroom Gedung Mina Bahari 3 KKP, Rabu (29/8).



Kurangi Ketergantungan Impor, KKP Kembangkan Tepung Spirulina Skala Rumah Tangga

Sedangkan bagi perekonomian nasional, secara makro ekonomi, akuakultur berpotensi dapat menggenjot kontribusi sektor perikanan terhadap PDB Indonesia. Di sisi mikro, akuakultur juga berpotensi dalam meningkatkan pendapatan.

"Peluang pasar ekspor perikanan juga terus meningkat. Di Asia saja, pada tahun 2020 diperkirakan kekurangan supply ikan sebanyak 26 juta ton," ucapnya.

Gelar Indoaqua, Slamet Soebjakto Berharap Lahir Usaha-usaha Baru

Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita