Jitunews.Com
23 Oktober 2017 00:00 WIB

Puncak Milad Fraksi PKS Ditandai dengan Lomba Baca Kitab Kuning

Dalam sambutannya, Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini mengatakan Lomba Baca Kitab Kuning ini adalah kali kedua diselenggarakan oleh Fraksi PKS.

Milad Fraksi PKS DPR RI (jitunews/khairul anwar)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Puncak Milad Fraksi PKS DPR RI digelar pada hari Minggu (22/10) bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2017. Puncak milad PKS ini ditandai dengan kegiatan Final Lomba Baca Kitab Kuning Tingkat Nasional ke-2 yang dipusatkan di Gedung Markas Dakwah DPP PKS, Jalan Simatupang, Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengatakan Lomba Baca Kitab Kuning ini adalah kali kedua diselenggarakan oleh Fraksi PKS dan alhamdulillah seperti tahun lalu lomba ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

"Laporan panitia tahun ini diikuti oleh 1.094 peserta dari berbagai pesantren di 16 Provinsi. Tentu kami mengapresiasi partisipasi ini dan hal ini menunjukkan gairah pembelajaran kitab kuning yang luar biasa di kalangan generasi muda," ujarnya.



Fahri Hamzah Minta Majelis Syuro PKS untuk Selamatkan Partai dari Segelintir Orang Bermasalah

Dalam hal ini, Jazuli mengungkapkan bahwa sejak Indonesia merdeka satu-satunya Fraksi di DPR yang menyelenggarakan lomba baca kitab kuning hanya Fraksi PKS.

"Ini menunjukkan kesungguhan dan kecintaan PKS terhadap ulama dan tradisi intelektual Islam yang diajarkan di pesantren-pesantren. Lebih dari itu, lomba ini adalah sarana mengokohkan aqidah ahlus sunnah wal jamaah," ungkapnya.

Jazuli menjelaskan lomba baca kitab kuning yang diadakan oleh PKS memiliki beberapa tujuan. Tujuan yang pertama adalah untuk menumbuhkan kecintaan kepada ulama, kyai, habib karena mereka berjasa dalam menerangi jalan umat untuk memahami ajaran Islam.

"Inilah peran ulama sebagai warosatul ambiya atau pewaris para nabi," tuturnya.

Tujuan yang kedua adalah untuk mendorong generasi muda Indonesia agar cinta dan mempelajari bahasa Arab karena bahasa Arab adalah bahasa al-Qur'an dan bahasa khasanah keilmuwan/intelektual Islam yang orisinal.

"Dengan demikian, lomba ini sekaligus mendorong intelektualitas di kalangan generasi bangsa," tuturnya.

Tujuan terakhir dan yang terpenting diadakan lomba ini adalah sebagai ikhtiar untuk semakin mengokohkan aqidah ahlus sunnah wal jamaah.

"Lomba ini wujud nyata, PKS sejak didirikan beraqidah ahlus sunah wal jamaah dan tidak berubah sampai kapanpun bahkan semakin mengokohkannya dalam kehidupan umat Islam di Indonesia," terangnya.

Pada kesempatan ini, Jazuli mengajak sekaligus berharap kepada generasi muda, termasuk kader dan simpatisan PKS untuk mencintai ulama dengan menghidupkan karya-karya klasik mereka.

"Hari Santri yang sudah ditetapkan sebagai Hari Nasional hendaknya dijadikan momentum untuk kebangkitan umat di Indonesia," pungkasnya.

Pemenang Lomba Baca Kitab Kuning adalah sebagai berikut:

1. Juara I : Muhammad Al Habib bin Mansur Ma'ruf (Darul Lughoh wa Da'wah Bangil Pasuruan Jawa Timur). Hadiah: Piala dan Umroh (plus kitab-kitab).

2. Juara II : Muhammad Amri Azmatkhan (Ma'had Az-Zein Al 'Aly Al Makky Ciampea Bogor Jawa Barat). Hadiah: Piala dan 20 juta (plus kitab-kitab).

3. Juara III : Faisal Murni (Ponpes Babul Istiqomah Aceh Barat Daya, DI Aceh). Hadiah: Piala dan 15 juta

Milad ke 13, PKS Ramaikan Bersamaan dengan Hari Santri Nasional
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar, Ratna Wilandari

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita