Jitunews.Com
26 Mei 2017 17:29 WIB

Lantik Pejabat BPH Migas dan SKK Migas, Jonan Ingatkan Hal ini

"Saya pesan kepada rekan-rekan di SKK Migas, yang pertama soal cost recovery itu harus lebih efisien," ucap Jonan.

Menteri ESDM Ignasius Jonan melantik sejumlah pejabat di Lingkungan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). (Jitunews/Garry Talentedo Kesawa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, hari ini Jumat (26/05) melantik Pejabat di Lingkungan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sebanyak sembilan orang dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebanyak 5 orang.

Beberapa pejabat BPH Migas yang dilantik seperti M Fanshurullah, anggota Komite BPH Migas merangkap sebagai Ketua Anggota Komite BPH Migas, Henry Ahmad yang sebelumnya menjabat Direktur Bahan Bakar Minyak pada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi menjadi Anggota Komite BPH Migas. Beberapa Anggota Komite BPH Migas lainnya yang dilantik adalah Ahmad Rizal, Sumihar Panjaitan, Hari Pratoyo, M. Ibnu Fajar, Jugi Prajogjo, Saryono Hadiwidjojo, dan Marwansyah Lobo Balia.

Selain itu, beberapa pejabat di SKK Migas yang baru dilantik seperti Sukandar yang menjadi Wakil Kepala SKK Migas, Arief Setiawan Handoko sebagai Sekretarus SKK Migas, Jaffee Arizon Suardin sebagai Deputi Perencanaan SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman sebagai Deputi Operasi SKK Migas, dan M. Atok Urrahman sebagai Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas.



Proses Perawatan CPP Gundih Rampung Lebih Cepat Hemat Biaya Hingga Rp 9 Miliar

"Saya ucapkan selamat atas pengangkatan anggota komite bph migas oleh presiden dan juga atas pengangkatan pimpinan skk migas yang dilantik pada hari ini. saya juga berterimakasih sekali kepada bph migas yang selama ini sudah berusaha maksimal. Pelantikan ini merupakan sebuah regenerasi," ujarnya saat memberikan sambutan setelah pelantikan di Gedung Sarulla, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/5).

Untuk bph migas, lanjut Jonan, memiliki dua tugas yaitu membuat biaya transmisi distribusi gas itu bisa resonable, dan mengawal penerapan bbm satu harga.

"Saya orang yang diperintahkan presiden untuk membuat efisiensi yang besar untuk industri ini. filosofi cost recovery untuk industri ini mustinya sudah lewat pak, harus sudah lewat karena yang lain sudah nggak begini. Dan juga untuk mengawal penerapan bbm satu harga, ini penting karena menjadi target pemerintah," terangnya.

Untuk rekan-rekan di SKK Migas yang baru saja dilantik, Jonan juga berpesan agar SKK migas kedepannya bisa lebih baik lagi, terutama soal cost recovery dan perizinan.

"Saya pesan kepada rekan-rekan di SKK Migas, yang pertama soal cost recovery itu harus lebih efisien. presiden dan saya adalah dua manusia yang tidak mengerti cost recovery naik tapi produksinya turun. Kedua, saya tidak mau lagi mendengar proses perizinan di SKK itu telat, harus cepat, harus lebih bagus. Kalau hulu migas tidak efisien nanti prodak lainnya lebih tidak efisien," cetusnya.

Jonan: Menjalankan Ibadah Puasa Tetap Harus Produktif
Halaman:
  • Penulis: Garry Talentedo Kesawa, Syukron Fadillah

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita