Jitunews.Com
17 April 2014 10:18 WIB

BP : Operasi Teluk Meksiko Selesai

Petugas BP melakukan pembersihan tumpahan minyak di Teluk Meksiko (ubc.ca)

HOUSTON, JITUNEWS.COM -  Raksasa minyak Inggris BP mengatakan, bahwa penjaga pantai Amerika Serikat (AS) telah mengakhiri patroli dan operasinya di sepanjang pantai Louisiana, yang terkena dampak terparah dari kebocoran kilang minyak Deepwater Horizon pada 2010.



Perusahaan minyak BP, yang bertanggung jawab atas tumpahan minyak di Teluk Meksiko, mengatakan bahwa mereka telah menghabiskan lebih dari 14 miliar dolar AS dan lebih dari 70 juta personil yang bekerja. Beberapa negara-negara bagian seperti Florida, Alabama, dan Mississipi telah selesai dilakukan pembersihan Juni tahun lalu, demikian dilansir Xinhua (17/04).   

"Meski pembersihan aktif telah berakhir, kami akan menjaga sumber daya di tempat tersebut untuk memberikan respon cepat ke penjaga pantai untuk melakukan pembersihan," ujar Laura Folse, Wakil Presiden BP untuk Respon dan Pemulihan Lingkungan.

Seperti diketahui, pada 20 April 2010 kilang minyak lepas pantai BP, Deepwater Horizon meledak dan tenggelam, serta menewaskan 11 orang. Peristiwa ini memicu semburan minyak di dasar laut yang memuntahkan minyak selama hampir tiga bulan. Jutaan barel minyak terbuang ke Teluk Meksiko, dan insiden itu dianggap sebagai tumpahan minyak terbesar dalam sejarah industri perminyakan dunia.10 Kebohongan Rusia Atas Ukraina
Halaman:
  • Penulis: Tommy Ismaya,  Tommy Ismaya

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita