Jitunews.Com
16 April 2014 13:13 WIB

Permintaan Emas Di China Meningkat Drastis

Konsumen di salah satu pusat perdagangan emas di China (worldgoldcouncil)

CHINA, JITUNEWS.COM  - Sebuah laporan yang baru saja dirilis Dewan Emas Dunia (World Gold Council) pada (15/04), menyatakan bahwa tingkat permintaan emas di China meningkat sekitar 20% selama beberapa tahun ke depan. Dewan Emas Dunia memperkirakan permintaan sektor swasta untuk emas di China akan naik setidaknya 1.350 ton pada 2017, yang sebelumnya 1.132 ton pada 2013.



Konsumen di China melakukan investasi emas pada perhiasan dan koin, serta emas batangan."Dewan beransumsi bahwa penduduk China telah menjadi kaya," ujar Albert Cheng, salah satu anggota Dewan Emas Dunia seperti dikutip dalam laman World Gold Council (15/04).

Laporan Dewan Emas Dunia ini mengkaji faktor-faktor yang mendorong kebangkitan China sebagai pasar emas terbesar dunia nomor satu, menyalip India. Salah satu faktor pemicunya adalah liberalisasi China pada 1990-an. Meski tingkat pertumbuhan lambat bahkan cenderung curam, tapi permintaan pasar terus berkembang terlepas dari tren perekonomian jangka pendek.

"Sejak liberalisasi pasar emas dimulai pada akhir 1990-an dan selanjutnya penjualan produk emas batangan oleh bank-bank komersial lokal dari tahun 2004, kita telah menyaksikan peningkatan yang menakjubkan dalam permintaan akan emas dari konsumen di seluruh negeri," kata Cheng. "Afinitas budaya untuk emas berjalan jauh di China dan ketika dikombinasikan dengan populasi yang semakin makmur dan pemerintah juga mendukung, ada ruang yang signifikan bagi pasar untuk tumbuh lebih lanjut."

Dewan Emas Dunia memperkirakan bahwa, enam tahun ke depan kelas menengah China akan tumbuh lebih dari 60%, atau sekitar 200 juta orang dari 500 juta penduduk. Jika dibandingkan dengan total populasi di Amerika Serikat yang hanya sekitar 319 juta orang, maka pasar baru dari konsumen menengah - atas mempunyai kecenderungan untuk berinvestasi pada sektor emas.

Selain kelas-kelas menengah - atas baru bermunculan, lalu pendapatan riil mengalami peningkatan, tabungan pribadi semakin banyak dan didukung oleh urbanisasi yang cepat, maka prospek perhiasan emas dan permintaan investasi China dalam empat tahun ke depan akan tetap kuat.

"Sementara China sendiri tengah menghadapi tantangan penting karena berusaha untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan liberalisasi sistem keuangan, pertumbuhan pendapatan pribadi dan tabungan publik, yang akan mendukung kenaikan jangka menengah dalam permintaan untuk emas, baik perhiasan dan investasi," tutup Cheng.



 10 Kebohongan Rusia Atas Ukraina
Halaman:
  • Penulis: Tommy Ismaya,  Tommy Ismaya

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita