Jitunews.Com
30 November 2016 13:58 WIB

Ahok Tegaskan Dirinya Adalah Pelayan Warga, Bukan Pemimpin

"Saya bukan pemimpin, saya pegawai atau pelayan bapak dan ibu sekalian"

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berfoto bersama warga saat melakukan kampanye di kawasan Pulomas, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (23/11). (Jitunews/Rezaldy)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Calon Gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjadi seorang pemimpin melainkan menjadi pelayan warga DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Ahok lantaran banyak warga yang tidak mau memilih dirinya, karena tidak ingin memilih pemimpin kafir. "Saya bukan pemimpin, saya pegawai atau pelayan Bapak dan Ibu sekalian," ujar Ahok, pada hari Rabu, tanggal 30 November 2016, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta.

Jika orang-orang pada umumnya bekerja dari hari Senin hingga Jumat, Ahok mengatakan, ia harus bekerja setiap hari tanpa libur untuk melayani warga Ibu Kota. Bahkan, karena menganggap dirinya sebagai pelayan warga, Ahok mengaku, kegiatannya lebih padat di akhir pekan.



Ahok ‘Diprotes’ Sang Istri Lantaran Jadi Pendiam

Ahok kerap menggunakan waktu akhir pekannya untuk mendatangi pernikahan warga. Sesekali Ahok juga menghadiri pernikahan anggota PPSU dan PNS di kampung-kampung. "Pegawai sudah setengah mati kerja buat kita. Sehingga, kalau hari Sabtu atau Minggu, kita datang," ujar Ahok.

Meski demikian, Ahok mengaku senang menjadi pelayan warga Jakarta. Sebab, ia bisa membantu banyak orang tanpa harus mengeluarkan uang pribadi. Rakyat bisa semakin sejahtera dengan program-program yang diciptakan Ahok.

Posting Foto Dukungan, Anggun Merasa Memiliki Kesamaan Nasib dengan Ahok
Halaman:
  • Penulis: Christophorus Aji Saputro

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita