Jitunews.Com
30 Oktober 2016 17:22 WIB

Pemerintah Perlu Galakkan Program Diversifikasi Pangan

Langkah ini harus menjadi sebuah program bersama yang serentak dilakukan di seluruh Indonesia, dan didukung oleh pemerintah-pemerintah daerah yang mengerti dengan baik apa yang menjadi makanan khas di daerahnya

Seorang petani memasukkan jagung Hibrida yang baru di panen ke atas bak mobil. (Antara)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Tim Perencana pada Direktorat Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas, Noor Advianto mengatakan, untuk menjaga ketersediaan pangan maka perlu ada langkah yang tepat dalam mengatur pola konsumsi masyarakat. Pasalnya tingginya ketergantungan masyarakat Indonesia pada konsumsi beras menjadi salah satu kendala utama dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian khususnya beras.

“Masyarakat kita terlalu bergantung pada konsumsi beras, sementara di Indonesia masih banyak bahan makanan berkarbohidrat lain yang bisa untuk dikonsumsi,” demikian kata Noor Advianto di Jakarta, Minggu (30/10).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemerintah pada saat ini sedang mencanangkan program diversifikasi pangan. Pasalnya program ini kembali digalakkan selain untuk mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi beras, juga untuk menumbuh kembangkan kembali potensi-potensi hasil pertanian daerah yang saat ini seolah-olah mati karena konsumsinya terus menurun seiring beralihnya minat masyarakat daerah dalam mengkonsumsi beras.



FAO: Kita Tingkatkan Produksi Pangan Dunia untuk 9 Miliar Manusia pada Tahun 2050

“Kita semua pasti tahu, masing-masing daerah di Indonesia pasti memiliki makanan khasnya, makanan yang diturunkan oleh nenek moyang mereka untuk dikonsumsi. Misalnya sagu di Papua, sorgum di Indonesia timur, ubi, jagung dan lain sebagainya,” demikian katanya.

Menurutnya langkah ini harus menjadi sebuah program bersama yang serentak dilakukan di seluruh Indonesia, dan didukung oleh pemerintah-pemerintah daerah yang mengerti dengan baik apa yang menjadi makanan khas di daerahnya.

Ia menegaskan bahwa kalau program diversifikasi pangan ini bisa berjalan maksimal maka ketergantungan kita pada konsumsi beras tidak akan terjadi lagi.

Namun ia meyakini bahwa upaya tersebut tidak mudah, tetapi harus dilakukan oleh pemerintah. ”Program ini berjalan perlahan-lahan tetapi nanti ke depan dampaknya cukup besar,” tukasnya.

Benih Padi Unggul Sembada Dukung Kedaulatan Pangan Dunia
Halaman:
  • Penulis: Siprianus Jewarut,  Vicky Anggriawan

Rekomendasi

 

Berita Terkait