Jitunews.Com
10 Oktober 2016 08:00 WIB

AHY: Saya Hati-hati dengan Kata-kata 'Kontrak Politik'

Dalam kampanye orang kerap memberikan janji

Agus Harimurti Yudhoyono. (Twitter)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan, dirinya akan berhati-hati menyikapi makna dari 'kontrak politik'. Selain itu, AHY juga menyatakan, dalam kampanye orang kerap memberikan janji.

"Saya tekankan, saya tidak ingin mengobral janji. Saya hati-hati dengan kata-kata 'kontrak politik'," ungkap AHY, Minggu (9/10), dalam acara pengajian, di Jl. Kalibata Utara, Jakarta Selatan.

Menurut AHY, kontrak politik bagi pejabat publik adalah saat dia disumpah. Kontrak politiknya kepada seluruh masyarakat, bukan sebagian atau sekelompok saja.



Bekas Bawahan Ahok Jadi Kepala Sekretariat Presiden

"Karena bisa dibayangkan, waktu habis nanti hanya untuk melakukan kontrak politik. Padahal sebetulnya bukan janjinya yang dibesar-besarkan. Tapi pembuktianya, jadi itu lebih penting," ujar AHY.

Agus juga berpendapat bahwa pejabat publik yang menawarkan program yang baik, tentu akan diterima masyarakat. "Jika memang itu dianggap baik, tentu dapat perhatian dari publik," tandas AHY.

Catat: Masyarakat Indonesia Tak Setuju PKI Bangkit!
Halaman:
  • Penulis: Christophorus Aji Saputro

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita