Jitunews.Com
23 Oktober 2014 13:10 WIB

Strategi Jitu Menangi Persaingan di Bisnis Kuliner

Tips Menangkan Persaingan oleh Wasis Gunarto, pakar bisnis consultant Kopitiam Oey

Ilustrasi

JAKARTA, JITUNEWS.COM-Tidak bisa disangkal, manakala berkeliling ke sebuah kawasan beraktifitas padat, selalu saja terlihat deretan penjaja makanan yang riuh ramai dengan pembeli. Mulai dari penjaja makanan dengan konsep gerobakan, warung tenda, hingga restoran kelas atas. Tak heran jika hal tersebut memang terjadi. Pasalnya, makanan dan minuman merupakan kebutuhan primer bagi manusia yang tidak dapat digantikan.   

Tak pelak, fenomena tersebut membuktikan bahwa bisnis kuliner menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan untuk dilakoni. Meski demikian, saking banyaknya pelaku usaha yang beredar, tentu membuat persaingan berjalan dengan ketat. Oleh karena itu, bagi pelaku usaha pemula yang ingin menggeluti bisnis berbasis hidangan menggugah selera, harus pandai menerapkan berbagai strategi jitu demi memenangkan persaingan. Berikut ini beberapa tips yang dijabarkan oleh Wasis Gunarto, selaku pakar bisnis consultant Kopitiam Oey :     

            1. Lokasi Usaha



Cek! 4 Jenis Peluang Usaha untuk Kamu yang Baru Lulus Kuliah

Ketika memilih lokasi penjualan, sebisa mungkin memilih lokasi yang terbilang strategis. Seperti di pinggir jalan besar, ataupun area yang dekat dengan perkantoran, kampus, hingga perumahan. Terbilang strategis karena lokasi tersebut merupakan jalur yang ramai dengan aktifitas masyarakat. Jika lokasi yang dipilih ramai dengan berbagai aktifitas, secara otomatis kesempatan menjaring konsumen pun semakin terbuka lebar.    

            2. Target Pasar

Sebelum memulai bisnis kuliner, tentukan terlebih dahulu target pasar yang ingin diraih. Misalnya saja, menyasar semua kalangan, orang tua, anak kecil, ataupun anak muda. Dengan menentukan target pasar, pelaku usaha dapat dengan mudah menerapkan teknik promosi yang sesuai. Perihal ini pun berkaitan erat dengan pemilihan lokasi usaha, design tempat, sistem pelayanan, cita rasa menu, hingga kebersihan tempat usaha.

            3. Terus Mengembangkan Menu-Menu Inovatif

Menghadirkan varian menu yang inovatif dan berkualitas, tentu berujung dengan terjeratnya konsumen. Strategi ini sebenarnya berfungsi sebagai penghilang rasa bosan konsumen terhadap menu yang itu-itu saja. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai pembeda dengan pelaku usaha sejenis. Oleh karena itu, setiap pelaku usaha dituntut untuk bisa menghadirkan kreasi menu baru yang berbeda dengan pelaku sejenis. Misalnya saja, menu Susu Sapi Aneka Rasa, Makaroni Aneka Rasa, Cilok Aneka Isi, hingga Pudding Caramel dengan kemasan yang terkesan nyeleneh. Untuk mencegah kaburnya konsumen,  pelaku usaha juga wajib menjaga konsistensi kualitas rasa menu yang ditawarkan.

            4. Gencar Promosi

Sebagai ajang pengenalan kepada konsumen, pelaku usaha perlu melakukan berbagai teknik promosi. Mulai dari membentangkan banner yang memiliki desain mencolok sebagai identitas usaha, rutin bagi-bagi tester, hingga memanfaatkan media internet dan jejaring sosial untuk memperluas pasar.  

 

Bosan Jadi Pegawai? Lakukan 'Business Plan' Berikut Ini!
Halaman:
  • Penulis: Christophorus Aji Saputro,  Hasballah

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita