Jitunews.Com
23 Oktober 2014 11:50 WIB

Usaha Lemper Cepat Datangkan Untung

Fatma Bahalwan, Usaha Lemper Modalnya Kecil Tapi Keuntungan Bisa Mencapai 200%

ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM-Tidak bisa dipungkiri ajang berwirausaha menjadi alternatif pilihan untuk meraih kesuksesan yang dapat dilakoni oleh semua kalangan. Dan terbukti, tidak sedikit masyarakat yang sudah meraih sukses lewat berwirausaha. Dari sekian banyak kesuksesan yang diraih lewat berwirausaha, bisnis kuliner menjadi salah satu bisnis yang cepat mendatangkan untung.

Tidak hanya sebagai kebutuhan utama tiap manusia setiap harinya, di era globalisasi seperti saat ini, banyak orang yang menikmati suatu hidangan bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan tubuh, tapi juga sebagai gaya hidup. Apa pun alasannya, dewasa ini bisnis kuliner seakan berkembang pesat. Bahkan, perubahan dan modifikasi yang dilakukan berputar dengan cepat. Oleh karena itu, karena memiliki pangsa pasar yang luas, bisnis kuliner jadi lebih mudah dipasarkan. Alhasil, keuntungan yang diharapkan akan lebih cepat didapat atau setidaknya telah melewati titik impas alias break even point.

Menurut Fatmah Bahalwan, selaku pakar kuliner yang juga menjadi ketua Natural Cooking Club, bisnis kuliner memiliki prospek yang menjanjikan karena berhubungan dengan kebutuhan pokok masyarakat. Bahkan, ada juga beberapa jenis kuliner yang dapat dilakoni dengan modal kecil namun mampu mendatangkan keuntungan berlipat.



Yuk, Kenali Produk Investasi DIRE yang Menguntungkan untuk Anda

Dari semua jenis menu yang dijual sebagai basis bisnis kuliner, jenis kudapan Arem-Arem, Risoles, Kroket, Lemper atau Cilok, dipercaya mampu mendatangkan keuntungan dengan jangka waktu yang cepat. Disamping modal yang dikeluarkan terbilang minim, jika pandai meracik rasa dan melakukan promosi, pelaku usaha mampu meraup keuntungan hingga 200%.

Dari sekian banyak kudapan yang cepat mendatangkan untung, kreasi Lemper menjadi salah satu menu yang paling mudah dibuat dan tidak menghabiskan modal yang besar. Bahkan, tampilan Lemper yang telah dimodifikasi secara modern, bisa menjadi andalan untuk menarik perhatian konsumen.

Sedangkan untuk mengubah Lemper menjadi lebih modern dapat dilakukan dengan dua tahap. Yang pertama dengan mengubah bahan isiannya, dari isian yang berupa tumisan daging ayam bisa diganti dengan smoked beef atau abon ikan lele.

Dan yang kedua adalah dengan mengganti bahan pembungkus Lemper yang berupa daun pisang dengan plastik bening, lalu diikat dengan kawat emas. Penggunaan plastik bening ini bertujuan agar Lemper terlihat lebih bersih dan menarik. Tidak hanya itu, pelaku usaha juga dapat mengandalkan alumunium foil sebagai pembungkus. Meski harga alumunium foil agak mahal, Lemper yang dikemas dengan alumunium foil mampu bertahan hingga 2 hari. Sehingga bisa meminimalisir kerugian akibat Lemper yang tidak terjual dalam waktu satu hari.

 

Mau Investasi Modal Kecil dengan Keuntungan yang Besar? Bisa!
Halaman:
  • Penulis: Christophorus Aji Saputro,  Hasballah

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita