Jitunews.Com
8 Desember 2023 19:48 WIB

Eks Wamenkumham Eddy Hiariej Janjikan SP3 di Bareskrim, KPK: Ini Mafia Hukum

Alexander mengatakan bahwa siapa saja bisa menjanjikan SP3 asalkan memiliki uang

Eddy Hiariej (twitter.com/eddyhiariej)

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Mantan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej (Eddy Hiariej) telah ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi oleh KPK.

Ia diduga menerima uang sebesar Rp 3 miliar karena menjanjikan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri (CLM) Helmut Hermawan.

Eddy Hiariej pun disebut sebagai mafia hukum karena menjanjikan SP3 di Bareskrim. Padahal posisinya berada dia Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).



Dukung jadi Presiden, Ade Armando Yakin Prabowo akan Lawan Korupsi

"Ini yang istilahnya mafia hukum atau apa dan sebagainya. Kan seperti itu kejadiannya. Tidak saja orang-orang yang mempunyai kewenangan yang bisa mengatur, tetapi pihak di luar pun kadang-kadang bisa mengatur. Sepanjang itu tadi, ada harga dan cocok, ya sudah terjadilah di situ. Kan begitu," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di Jakarta, Jumat (8/12/2023).

Alexander mengatakan bahwa siapa saja bisa menjanjikan SP3 asalkan memiliki uang. Begitu pun dengan Eddy Hiariej yang mengklaim kenal baik dengan Bareskrim Polri.

"Yang urusan SP3, kenapa bisa? Kenapa tidak bisa? Kan begitu. Saya balik lagi kenapa tidak bisa? Siapa saja bisa ngurus, kan gitu kan, asal punya duit. Sama saja kan, pengacara bisa mempengaruhi hakim, 'Kok bisa? Kan dia bukan yang memutus, yang memutus kan hakim'," bebernya.

 

Pemeriksaan SYL Cukup, Dewas KPK Bakal Putuskan Nasib Kasus Firli Bahuri Hari Ini
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait