Jitunews.Com
8 Desember 2023 08:54 WIB

Heboh RUU DKJ Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden, Mendagri Tito Tegaskan Hal Ini

Tito Karnavian mempertanyakan alasan Gubernur Jakarta ditunjuk Presiden berdasarkan RUU DKJ

(jpnn.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM -Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah tidak setuju dengan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) yang menyatakan penetapan Gubernur DKI Jakarta ditunjuk oleh Presiden.

"Pemerintah tidak setuju," kata Tito di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2023).

Ia mengatakan bahwa RUU DKJ merupakan usulan DPR. Ia pun menjelaskan alurnya mulai dari pembahasan di tingkat DPR, kemudian ditujukan kepada pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden, kata dia, akan menunjuk menteri untuk menanggapi RUU DKJ tersebut.



Soal Wacana Gubernur DKI Dipilih Presiden, Benny Harman: Masihkah Suara Rakyat Didengar?

"Nah kita belum menerima surat dari DPR berikut draft RUU-nya. Kalo nanti ada, maka nanti pemerintah, Pak Presiden akan kirim surat dalam rangka menunjuk salah satunya saya, Mendagri. Karena ini berkaitan dengan Daerah Khusus Jakarta," ujarnya.

Tito pun mempertanyakan alasan Gubernur Jakarta ditunjuk Presiden berdasarkan RUU DKJ. Ia menjelaskan bahwa pemerintah sudah memiliki sikap tekait DKJ yang menyatakan penetapakan Gubernur Jakarta melalui pemilihan langsung oleh rakyat.

"Artinya bukan penunjukan, tapi tetap melalui mekanisme Pilkada. Kenapa? Memang sudah berlangsung lama, kita menghormati prinsip-prinsip demokrasi. Jadi itu yang saya mau tegaskan nanti kalau kita diundang dibahas di DPR. Posisi pemerintah adalah gubernur, wakil gubernur dipilih melalui Pilkada titik. Bukan lewat penunjukan," pungkasnya.

Hormati Demokrasi, Pemerintah Tak Setuju Gubernur DKI Ditunjuk Presiden
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait