Jitunews.Com
5 Desember 2023 21:46 WIB

Bambang PDIP Buka Kemungkinan Agus Rahardjo Dipanggil ke DPR soal Isu Jokowi Minta Setop Kasus e-KTP

DPR akan mempertimbangkan usulan untuk memanggil Agus.

Bambang 'Pacul' Wuryanto (instagram/@komandanpatjul)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul membuka kemungkinan pihaknya akan memanggil Ketua KPK periode 2015-2019, Agus Rahardjo buntut pengakuan pernah diminta Presiden Jokowi menyetop kasus e-KTP.

"Usulan untuk pemanggilan (Agus) ya nanti kita lihat lah. Itu bisa-bisa saja (dipertimbangkan memanggil Agus), kan kita punya rapat internal," kata Bambang Pacul di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta pada Selasa, 5 Desember 2023.

Bambang Pacul sebelumnya heran Agus Rahardjo baru mengungkap adanya pertemuan dengan Jokowi terkait penanganan kasus e-KTP yang menyeret eks Ketua DPR Setya Novanto. Dia bahkan menganggap perkara itu sudah kedaluwarsa.



Agus Rahardjo Cerita Kasus e-KTP Minta Disetop, Moeldoko: Ini Ada Motif Tertentu

Seperti diketahui, cerita eks Ketua KPK Agus Rahardjo mengenai pertemuan dengan Presiden Jokowi disampaikan dalam program Rosi yang ditayangkan Kompas TV.

Kepada Rosi Silalahi, Agus Rahardjo mengaku pernah dipanggil ke Istana sendirian oleh Presiden Jokowi pada 2017. Agus menyebut Jokowi sudah dalam kondisi marah begitu ia masuk. Menurutnya, Jokowi meminta agar KPK menghentikan penanganan kasus e-KTP Setya Novanto.

"Saya terus terang pada waktu kasus e-KTP saya dipanggil sendirian, oleh Presiden. Presiden waktu itu ditemani oleh Pak Pratikno. Saya heran biasanya memanggil itu berlima, ini kok sendirian. Dan dipanggilnya juga bukan lewat ruang wartawan tapi lewat masjid kecil gitu," kata Agus.

"Di sana begitu saya masuk, Presiden sudah marah. Menginginkan... karena baru saya masuk, beliau sudah teriak 'hentikan'. Kan saya heran, hentikan, yang dihentikan apanya. Setelah saya duduk, ternyata saya baru tahu kalau yang suruh hentikan itu adalah kasusnya Pak Setnov, Ketua DPR pada waktu itu, mempunyai kasus e-KTP supaya tidak diteruskan," jelasnya.

Adapun Jokowi menepis kabar adanya pertemuan dengan Agus Rahardjo pada 2017. Dia memastikan tidak ada agenda tersebut usai mengecek di Kemensesneg. Hal ini sekaligus membantah dugaan dirinya mengintervensi KPK perihal penanganan kasus e-KTP.

“Enggak ada, enggak ada agenda, coba cek lagi aja,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 4 Desember 2023.

Jokowi Diduga Intervensi KPK, Bambang PDIP Heran Agus Rahardjo Baru Ngaku Sekarang
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait