Jitunews.Com
5 Desember 2023 13:17 WIB

Jokowi Pertanyakan Diramaikannya Kasus e-KTP Disetop, Sudirman: Ada Kepentingan Publik

Presiden Joko Widodo menanyakan kenapa penghentian kasus e-KTP diramaikan oleh mantan Ketua KPK Agus Rahardjo

Sudirman Said (Instagram)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menanyakan kenapa penghentian kasus e-KTP diramaikan oleh mantan Ketua KPK Agus Rahardjo. Wakil Kapten Timnas AMIN, Sudirman Said, menyebut ada kepentingan publik.

Sudirman mengatakan bahwa perlu belajar soal penyalahgunaan kekuasaan bukan praktik yang benar. Menurutnya, pemimpin yang menyembunyikan hal buruk akan tetap terbongkar.

"Ada kepentingan publik, bangsa ini harus belajar bahwa penyalahgunaan kekuasaan bukan praktik yang benar. Publik juga harus belajar bahwa pemimpin yang menyembunyikan hal-hal buruk akan terbongkar. Hanya soal waktu," kata Sudirman kepada wartawan, dalam keterangan tertulis, Senin (4/12).



Cak Imin Sebut Posisi Menhan Adalah Jatahnya, Jokowi: Nggak Ada Jatah Seperti Itu

Sudirman menyebut apa yang disampaikan oleh Jokowi bisa jadi maknanya kebalikannya.

"Ketika Pak Jokowi mengatakan sesuatu, bisa jadi maknanya adalah kebalikannya. Ketika (Jokowi) mengatakan ke utara maka bisa saja artinya selatan, ke kanan bisa ke kiri," ujar Sudirman.

Sebelumnya, Agus bercerita pernah dipanggil ke Istana oleh Jokowi. Agus mengatakan bahwa Jokowi meminta KPK menghentikan kasus e-KTP usai mantan Ketua DPR RI Setya Novanto ditangkap.

Jokowi bertanya-tanya kepada Agus meramaikan soal penghentian kasus e-KTP.

"Terus untuk apa diramaikan itu? Kepentingan apa diramaikan itu? Untuk kepentingan apa?" kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Agus Rahardjo Cerita soal Permintaan Kasus e-KTP Dihentikan, Jokowi: Kepentingan Apa Diramaikan?
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait