Jitunews.Com
5 Oktober 2023 23:53 WIB

VegForU Bisnis Agriculture Oleh Generasi Muda

Bukan berapa kali gagal, tapi berapa kali bangkit dari kegagalan . Istilah yang tepat digunakan dalam membangun bisnis.

VegForU (Ist)

Bukan berapa kali gagal, tapi berapa kali bangkit dari kegagalan . Istilah yang tepat digunakan dalam membangun bisnis. Sebelum memulai bisnis di bidang agriculture, Farrel Alexander memulai bisnisnya di bidang fashion saat ia duduk di bangku SMA di tahun 2017. Mulai memasarkan produk fashion yang berupa kaos sablon melalui media social Instagram. Namun, karena kurangnya minat pembeli, membuat bisnis ini berhenti. Farrel memulai bisnis Kembali di bidang lain yaitu kuliner di tahun 2019. Pada bidang kuliner ini, Farrel membuka Warung Santai yang menjual makanan warkop seperti indomie, pisang keju, dan roti bakar. Tidak sempat berjalan lama, dan Kembali mengalami kegagalan. Penyebab kegagalannya adalah belum bisanya membagi waktu antara kuliah dan berbisnis.

Pada saat pandemic covid 19, membuat Farrel mencoba mencari kegiatan usaha untuk mengisi waktu. Mencari inspirasi dengan browsing internet, tanpa disengaja muncul iklan sayur hidroponik yang membuat Farrel terinspirasi untuk membuat bisnis dibidang agriculture dengan menjual sayur hidroponik. Namun, Farrel sadar, belum cukup memiliki pengetahuan di bidang agriculture ini sehingga Farrel memutuskan untuk mencari tempat magang sebagai tempat belajarnya. Selama 1 bulan, Farrel magang dan mengikuti proses mulai dari Penanaman sayuran hidroponik, proses semai, proses panen, hingga belajar penjualan sayur hingga mengikuti proyek pembuatan rak hidroponik di beberapa tempat di tanggerang.

Pada Tahun 2021 , Farrel mencoba untuk memasarkan sayuran yang ia beli dari petani hidroponik,mulai dari rumah ke rumah di daerah bogor , dari itu Farrel Alexander melakukan penyebaran 3 stand di beberapa daerah bogor,seperti di suryakencana ,pajajaran,dan di pakuan hill tajur.Untuk memenuhi display sayuran ,Farrel Alexander mencari sayuran dari kebun ke kebun dan dimulai dari jam 4 pagi dan sore hari melakukan packing untuk esok harinya penjualan sayuran dan dilakukan setiap hari ,metode ini bertahan selama 1 tahun dan dirasa tidak efektif dikarenakan penjualan menurun dan stand dari VegForU tidak berjalan dengan baik dikarenakan target pasar yang kurang baik.



Threego Indonesia Group Punya Strategi untuk Maksimalkan Pertumbuhan Industri Kreatif

Farrel alexander berfikir metode lainnya agar dapat usaha ini berjalan,yaitu dengan mulai mencoba memasukan sayuran ke beberapa mini market daerah bogor dan melakukan kontrak dengan petani petani di Bogor untuk memenuhi kebutuhan VegForU yang sampai saat ini masih berjalan,Pada saat itu Farrel rutin melalukan canvassing,quality control,packing,dan pengiriman sayur dilakukan seorang diri tanpa ada karyawan.Untuk menambah market pasar, Farrel mulai mencoba memasarkan dan memasukan sayuran ke restoran ,dan berjalan sampai saat ini.

Farrel tidak berhenti di sayuran saja,Di Usahanya yaitu VegForU,Farrel menyediakan keperluan menanam untuk seluruh petani hidroponik,Pertama kali Farrel memulai dari Rockwool(media tanam),setelah penjualan berjalan dengan lancar, Farrel mulai menyediakan Bahan-bahan nutrisi (AB mix) dan berbagai jenis benih, hal ini Farrel lakukan agar target market semakin luas dan omset meningkat.

VegForU masih bertahan hingga sekarang, didasari proses belajar yang didapatkan dari kegiatan magang, praktek lapangan, pengalaman-pengalaman bisnis sebelumnya dan Farrel juga mendapatkan Pelajaran Pelajaran berharga dari Binus incubator serta pembimbing Farrel yaitu Coach Stieven Kurniawan dan Pak Gatot Hendra Prakoso yang terus memberikan saran dan arahan untuk memperbaiki bisnisnya. Dan Farrel tidak puas dengan hasil yang sudah didapat merupakan salah satu alasan Farrel untuk tidak berhenti belajar dan berusaha bekerja keras untuk mengembangkan bisnis hydroponic.

Kolaborasi Pemerintah dan pelaku Usaha Dorong Produk Dalam negeri
Halaman:
  • Penulis: Vicky Anggriawan

Rekomendasi

 

Berita Terkait