Jitunews.Com
4 Oktober 2023 17:34 WIB

4 Fakta soal Kebakaran di Kampung Joyosudiran Solo

Kebakaran di Kampung Joyosudiran bermula dari sebuah gudang rongsok.

Ilustrasi kebakaran di Kampung Joyosudiran, Solo (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kampung Joyosudiran, Pasar Kliwon, Solo terkena musibah. Kebakaran yang terjadi mulai Selasa (3/10/2023) pukul 17.00 WIB menghanguskan belasan rumah warga setempat.

Semula api besar muncul dari gudang rongsok dan merambat ke rumah di sekitarnya. Usai warga dievakuasi, polisi mengerahkan tim forensik untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini fakta-fakta terkait insiden kebakaran di Kampung Joyosudiran, Solo:



Kebakaran di Museum Nasional, Besarnya Kerugian Belum Bisa Diperkirakan
  1. Api Bermula dari Gudang Rongsok

Si jago merah muncul dari sebuah gudang rongsok di Kampung Joyosudiran, Pasar Kliwon, Solo. Embusan angin membuat kobaran api menjangkau sejumlah rumah warga.

Gudang rongsok tersebut diketahui milik seorang warga bernama Agus Susmadyo. Saat kebakaran terjadi, Agus sedang mandi di rumah. Dia baru tahu peristiwa tersebut setelah diberitahu oleh sang istri.

Sementara itu, menurut Kapolresta Solo Kombes, Iwan Saktiadi, gudang rongsok tersebut menyimpan barang-barang bekas yang mudah terbakar seperti kayu hingga campuran barang berbahan plastik.

“Barang-barang bekas terdiri dari berbagai macam barang, ada kayu, ada besi, ada plastik, ada potongan-potongan sisa bahan bangunan,” kata Iwan, Selasa (3/10/2023).

  1. 12 Rumah Hangus

Kebakaran di Kampung Joyosudiran, Solo menghanguskan 12 rumah. Jumlah ini bisa saja bertambah bila api belum berhasil dipadamkan. Sementara itu, pengungsi imbas kejadian tersebut mencapai 52 orang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Nico Agus Putranto mengungkapkan ada dua lokasi pengungsian sementara terkait peristiwa kebakaran itu, yakni di Kantor Kelurahan Pasar Kliwon dan SD Muhammadiyah 23.

  1. Titik Kebakaran Sulit Dijangkau Unit Damkar

Petugas pemadam kebakaran menemui kendala dalam upaya pemadaman. Pasalnya lokasi kebakaran sulit diakses unit damkar. Sekitar 15 mobil damkar dikerahkan untuk mengatasi si jago merah.

“Kita memang banyak kendala, banyak masyarakat gang sempit. Masyarakat semua menunjukkan jalan, tapi tidak bisa dilewati unit kita. Akibatnya, kita ngolor dari utara, butuh selang panjang,” ujar Kepala Dinas Damkar Solo, Sutarjo, Selasa (3/10).

  1. Penyebab Kebakaran Sedang Diusut

Polresta Solo akan mengirim tim forensiknya untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Kampung Joyosudiran, Pasar Kliwon, Solo. Tim forensik baru bertugas jika api benar-benar padam.

Kapolresta Solo Kombes Iwan Saktiadi mengatakan, pemilik gudang tidak mengidentifikasi adanya korsleting. Disinyalir faktor cuaca menjadi pemicu munculnya titik api. Terlebih gudang tersebut menyimpan bahan-bahan mudah terbakar.

Dorong Masyarakat Tanggap Bencana, Pertamina Regional JBB Fasilitasi Program Edukasi Mitigasi Kebakaran
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait