Jitunews.Com
5 Januari 2023 16:48 WIB

Ada Masalah Pasokan, McDonald's Bakal Hengkang dari Negara Asia Ini

Menurut laporan Bloomberg, McDonald's kemungkinan besar akan keluar dari Kazakhstan

Restoran cepat saji McDonald's (istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perusahaan makanan cepat saji asal Amerika Serikat, McDonald's, dikabarkan akan segera hengkang dari Kazakhstan, sebuah negara yang terletak di Asia Tengah. Hal tersebut dilaporkan oleh Bloomberg pada Rabu (4/1) mengutip informasi dari narasumber anonim yang mengetahui masalah tersebut.

Meski pemerintah Kazakhstan hingga saat ini masih belum mengikuti langkah negara-negara Barat yang menjatuhkan kebijakan sanksi anti-Rusia atas situasi konflik yang berlangsung di Ukraina. Namun, pihak McDonald's pusat di Amerika Serikat memberlakukan larangan pembelian daging sapi beku dari Rusia.

Akibatnya, semua gerai McDonald's di Kazakhstan mulai November 2022 kemarin sudah ditutup. TOO Food Solutions KZ, selaku pemegang lisensi McDonald's di Kazakhstan, mengatakan bahwa penutupan 24 gerai McDonald's terpaksa dilakukan karena masalah pasokan.



Jepang Kerahkan Rudal Supersonik ke Perbatasan Rusia, Moskow: Tantangan Serius bagi Keamanan Negara Kami

Menurut sumber anonim Bloomberg, penutupan gerai McDonald's di Kazakhstan itu dilakukan karena mengimpor daging dari Eropa akan memakan biaya terlalu tinggi.

Hanya saja, hingga berita ini dirilis, pihak McDonald's masih belum mengeluarkan komentarnya terkait masalah ini.

McDonald's dibawa masuk ke Kazakhstan pada tahun 2016, oleh kerabat mantan presiden Nursultan Nazarbayev. Namun, Kairat Boranbayev, salah satu petinggi TOO Food Solutions KZ, ditangkap pada Maret 2022 atas tuduhan penggelapan dana.

Waralaba McDonald's Boranbayev di Belarus juga ditutup tahun lalu, dan kehilangan lisensinya dengan alasan masalah pasokan.

Harga Drone Tempur Rusia Jauh Lebih Murah daripada Rudal Pertahanan Ukraina
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait