Jitunews.Com
2 Desember 2022 17:48 WIB

Dikeluarkan dari Tatanan Keamanan Eropa, Rusia: Kami Tidak Butuh

Menlu Rusia mengatakan bahwa mengeluarkan Rusia dari tatanan keamanan Eropa hanya akan menciptakan situasi berbahaya bagi negara-negara Eropa sendiri

Sergey Lavrov (Tass)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, pada Kamis (1/12) mengatakan bahwa negara-negara Eropa sudah menciptakan situasi berbahaya dengan mencoba mengeluarkan Rusia dan Belarusia dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE).

Ia juga menuduh para pemimpin Uni Eropa membiarkan AS mendikte kebijakan mereka, dan menyerahkan kepentingan Uni Eropa kepada Washington.

"Negara Barat sudah mencoba membangun arsitektur keamanan [di Eropa] tanpa Rusia dan Belarusia. Kami tidak butuh (tatanan) keamanan seperti itu,” kata Lavrov dalam sebuah konferensi virtual, dikutip RT.com.



AS dan NATO Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina-Rusia

“Seluruh [arsitektur] keamanan di Eropa sekarang sepenuhnya tunduk pada AS,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Lavrov menegaskan bahwa Moskow dan Minsk, yang telah memiliki pengelompokan militer gabungan di wilayah Belarusia, akan terus meningkatkan kerja sama keamanan mereka sendiri.

"Kedua negara menyadari pentingnya upaya semacam itu, mengingat provokasi yang terus berlanjut, termasuk yang dilakukan oleh Ukraina...Semua tindakan yang diperlukan untuk menjaga kesiapan menghadapi setiap kemungkinan perkembangan telah dilaksanakan," kata Lavrov.

Sebelumnya, Polandia, yang saat ini memimpin OSCE, telah memutuskan untuk tidak memberikan visa kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan delegasinya. Dengan demikian, pertemuan tahunan Dewan Menteri Luar Negeri ke-29 yang berlangsung di kota Lodz pada 1-2 Desember 2022 ini merupakan pertemuan pertama organisasi tersebut tanpa kehadiran Rusia.

Keputusan Polandia itu disambut baik oleh Ukraina.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitro Kuleba, mengatakan bahwa akan lebih baik bagi OSCE untuk melanjutkan operasinya tanpa keterlibatan Rusia.

“Segala sesuatu telah dicoba sehubungan dengan Rusia: untuk menyenangkan, menenangkan, bersikap baik, bersikap netral.... Intinya: akan lebih baik bagi OSCE untuk melanjutkan tanpa Rusia,” kata Dmytro Kuleba di Twitter.

Perancis Kehabisan Senjata untuk Dikirim ke Ukraina
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait