Jitunews.Com
30 November 2022 18:38 WIB

Akui Bohongi Kapolri Soal Pembunuhan Yosua, Eliezer Jelaskan Sesuai Skenario Sambo

Eliezer mengaku diminta menjelaskan kronologi pembunuhan Yosua sesuai dengan skenario yang disusun oleh Ferdy Sambo.

Foto : istimewa ()

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mengaku sempat berbohong kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait kronologi pembunuhan Yosua.

Eliezer mengaku diminta menjelaskan kronologi pembunuhan Yosua sesuai dengan skenario yang disusun oleh Ferdy Sambo.

"Pertama kali dipanggil Kapolri itu ada Pak FS (Ferdy Sambo) di depan, sebelum masuk ruangan ada Pak FS di depan, 'Kau jelaskan saja sesuai skenario itu.' Pada saat itu saya sempat bohongi Pak Kapolri juga," ujar Richard di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).



Tak Bisa Tolak Perintah Ferdy Sambo, Richard Eliezer Takut Bernasib Sama Seperti Yosua

Meski demikian, Eliezer mengatakan sudah menjelaskan semua secara terbuka terkait pembunuhan Yosua pada pertemuan kedua. Namun,  ia tidak menjelaskan kapan pertemuan keduanya dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

"Pertemuan kedua sudah terbuka," ujarnya.

Dalam sidang kali ini, Richard menjadi saksi untuk terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Maruf. Ia pun mengaku berdosa telah menuruti perintah Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa Yosua.

"Itu alasan mu mau menceritakan yang benar?" tanya hakim.

"Iya, saya merasa tertekan Yang Mulia. Beruntungnya pas saya dibawa (Tim Polri) itu enggak ada komunikasi dengan FS lagi," jawab Eliezer.

 

Usai Penembakan, Eliezer Sebut Ferdy Sambo Tertawa dan Diminta Putri Bersihkan Barang Yosua
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait