Jitunews.Com
27 November 2022 06:18 WIB

Sesalkan Pencopotan Label Gereja di Tenda Pengungsian, Bupati Cianjur: Bantulah Secara Tulus

Herman menyesalkan pencopotan label tersebut. Menurutnya pemberi bantuan tidak ada maksud tertentu selain untuk kemanusiaan

Gempa Cianjur (Instagram )

CIANJUR, JITUNEWS.COM - Bupati Cianjur, Herman Suherman buka suara terkait video viral yang memperlihatkan sekelompok orang mencabuti label bergambar gereja di tenda korban gempa Cianjur. Dimana dalam video tersebut, terdengar narasi-narasi yang cukup provokatif.

Herman menyesalkan pencopotan label tersebut. Menurutnya pemberi bantuan tidak ada maksud tertentu selain untuk kemanusiaan. Disisi lain, ia meminta agar semua pihak tidak menonjolkan label tertentu terkait kebencanaan di Cianjur.

"Pencopotan itu salah, tapi menonjolkan label juga tidak benar. Kita sama-sama saling mengerti, membantu secara tulus tanpa label di bantuannya. Saya harap ini tidak terulang, dan kita fokus pada penanganan kebencanaan hingga pemulihan nantinya," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (26/11/2022).



Perkuat Sinergi dalam Penanggulangan Bencana, Pertamina Salurkan Bantuan ke Pemda dan Polda Kab Cianjur

Diketahui, beredar sebuah video viral yang memperlihatkan kelompok masyarakat atau ormas melakukan pencopotoan terhadap label bantuan yang ditempel di tenda korban gempa Cianjur. Dimana bantuan tersebut diberikan oleh sebuah gereja.

"Itu dilakukan salah satu ormas. Informasinya di empat titik, di antaranya di posko pengungsian di Mangunkerta, Sarampad, dan dua titik lainnya," kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan dilansir detikJabar, Sabtu (26/11/2022).

Doni menegaskan bahwa aksi yang dilakukan ormas itu bukan aksi intoleran. Ia juga mengatakan bahwa korban gempa Cianjur tidak menolak bantuan tersebut.

"Jadi perlu ditegaskan jika ini bukan aksi intoleran. Tendanya masih digunakan masyarakat, tidak ditolak. Hanya stiker atau labelnya yang dicabut," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pencopotan label gereja dilakukan untuk menciptakan situasi yang netral.

"Itu dilakukan agar netral semuanya, bergerak dengan atas nama kemanusiaan, tidak menonjolkan kelompok tertentu," ungkapnya.

 

Viral Ormas Cabut Label Gereja di Tenda Bantuan Gempa Cianjur, Polisi: Bukan Aksi Intoleran
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait