Jitunews.Com
24 November 2022 20:13 WIB

Ungkap Kondisi Jakarta Usai Ibu Kota Pindah. Suharso: Tak Perlu Ada Wali Kota

Suharso menyebut Jakarta tetap menjadi pusat pertumbuhan meskipun ibu kota sudah pindah ke Kalimantan

Suharso Monoarfa (Lampung Post)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengadakan pertemuan dengan  Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Pada kesempatan itu, Suharso membahas terkait masa depan Jakarta usai ibu kota pindah ke Kalimantan. Ia menyebut Jakarta tidak lagi memerlukan jabatan wali kota atau kabupaten.

"Jadi sistem pemerintahan ke depan Jakarta tetap seperti hari ini, jadi sebuah provinsi yang dikepalai oleh seorang gubernur dan kemudian tidak perlu ada bupati atau wali kota," kata Suharso.



Sujud Syukur Eksekusi Pengosongan Rumah Ditunda, Wanda Hamidah: Kami Tetap Menempati Rumah

"Bahkan pemikiran kami ke depan adalah bagaimana ada struktur organisasi pemerintahan agile, yang lebih lincah. Dan bisa menjadi panutan teladan pemerintahan yang lain," sambungnya.

Suharso menyebut Jakarta tetap menjadi pusat pertumbuhan meskipun ibu kota sudah pindah ke Kalimantan. Begitu juga dengan segala kegiatan di luar pemerintahan pusat akan tetap milik Jakarta.

"Di mana Jakarta tetap menjadi salah satu pusat pertumbuhan yang menjadi sesuatu yang harus dipertahankan. Bagaimana bentuk cara mempertahankan, yang pertama ingin kami usulkan tentu ada dari sisi fisik Jakarta, mengenai tata ruangnya," ungkapnya.

 

Heru Budi jadi Pj Gubernur DKI, PKS: Walau Bukan Pemimpin yang Dipilih Langsung, Rakyat Berharap Maksimal
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait