Jitunews.Com
22 November 2022 09:01 WIB

UMP 2023 Naik Maksimal 10 Persen, Ganjar Akui Agak Manis untuk Buruh, Tapi...

Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 diakui sangat manis untuk buruh, tapi tidak terlalu manis bagi pengusaha.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara Gala Dinner HIPMI di Pura Mangkunegaran, Minggu (20/11/2022). (Dok. Jitunews/Iskandar)

SOLO, JITUNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku telah melakukan pertemuan dengan perwakilan buruh dan pengusaha menyusul ditekennya Permenaker Nomor 18 Tahun 2022. Dengan terbitnya aturan ini, UMP 2023 ditetapkan naik maksimal 10 persen.

“Saya kemarin melobi pengusaha, buruh, karena ini benar-benar penentuan, beberapa UMP, dan UMK,” kata Ganjar dalam acara Gala Dinner HIPMI di Pura Mangkunegaran, Minggu (20/11).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sebelumnya menyebut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan tak lagi menjadi acuan penghitungan upah minimum karena belum mengakomodasi dampak kenaikan inflasi.



Bantah Hubungannya dengan Ganjar Pranowo Retak, Puan: Dari Dulu Juga Mesra

Terkait hal itu, Ganjar mengakui Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 merupakan angin segar bagi para buruh. Meski begitu ia menyadari kebijakan itu tidak terlalu mujur bagi pengusaha.

“Kementerian Ketenagakerjaan tengah menurunkan tensinya sehingga PP-nya tidak dipakai, kita pakainya Permen. Tidak terlalu manis untuk pengusaha, tapi agak manis untuk buruh,” jelas Ganjar.

Oleh karena itu, Ganjar menilai pentingnya mendudukkan buruh dan pengusaha di satu meja guna membahas penentuan upah minimum. “Ini perlu kita simulasikan untuk hidup bersama,” lanjutnya.

Menurutnya, perusahaan dan buruh harus menemukan konsensus sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

“Minimal kalau tidak sepakat, setidaknya kondusitivasnya terjaga,” pungkas mantan anggota DPR RI itu.

Diketahui, kenaikan UMP dan UMK akan berlaku pada 1 Januari 2023. Periode penetapan dan pengumuman UMP pun mundur dari yang semula dilaksanakan pada 21 November Tahun 2022 menjadi paling lambat 28 November 2022.

Sedangkan UMK, yang sebelumnya diumumkan paling lambat 26 November 2022, diperpanjang menjadi paling lambat 7 Desember 2022.

Perubahan waktu pengumuman UMP dan UMK ini dilakukan agar pemerintah daerah cukup waktu untuk menghitung upah minimum sesuai dengan formula baru.

Gibran Pastikan UMK Solo 2023 Naik, Jadi Berapa?
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait