Jitunews.Com
6 November 2022 07:35 WIB

Kamaruddin Klaim Punya Info Intelijen di Sidang Sambo, BIN Bantah: Hanya untuk Presiden!

BIN tidak pernah mengintervensi terkait proses hukum.

Kamaruddin Simanjuntak (Tangkapan layar YoutTube Polri TV Radio)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengaku mendapat kabar pertengkaran antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sehari sebelum penembakan Yosua. Pertengkaran, kata dia, terkait adanya wanita ketiga dan tentang judi online.

Kamaruddin mengklaim informasi itu bersifat intelijen atau rahasia setelah pihaknya melakukan investigasi secara mandiri. Namun, pernyataan Kamaruddin yang disampaikan di sidang Ferdy Sambo itu langsung dibantah oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

"Info intelijen BIN hanya ditujukan kepada single client, yakni Presiden, sehingga tidak benar adanya berita yang menyatakan bahwa BIN memberikan info kepada Kamaruddin sebagaimana dilansir di persidangan oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak," kata jubir BIN Wawan Hari Purwanto kepada wartawan, Sabtu (5/11/2022).



Pihak Brigadir J Minta ART Sambo Dijadikan Tersangka bila Beri Kesaksian Palsu Lagi

Wawan menegaskan bahwa BIN bertugas untuk negara bukan untuk kepentingan lain. BIN, kata dia, tidak pernah mengintervensi terkait proses hukum.

"BIN adalah intelijen negara, bukan untuk kepentingan yang lain. BIN tidak intervensi dalam masalah yudikatif. Apa yang terjadi di persidangan adalah mutlak wilayah yudikatif. Itu menjadi kewenangan hakim untuk memutus, jaksa untuk menuntut, dan pengacara untuk membela kliennya. BIN sama sekali tidak ikut campur," jelasnya.

 

ART Sambo Beri Kesaksian Berbelit, Dampak Putri Candrawathi Sempat Tak Ditahan?
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait