Jitunews.Com
23 Oktober 2022 06:18 WIB

Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di DKI: Banyak yang Meninggal karena Terlambat Dibawa ke RS

Kasus gagal ginjal akut pada anak di DKI Jakarta banyak yang meninggal.

Ilustrasi anak sakit (kveller.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kasus gagal ginjal akut pada anak di DKI Jakarta ternyata banyak yang meninggal dunia. Hal ini dikarenakan banyak pasien yang terlambat dibawa ke rumah sakit (RS).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama.

"Kami sudah melihat data kasus-kasus di DKI Jakarta, keparahana atau meninggal dari gagal ginjal akut ini banyak yang karena terlambat terdiagnosis dan dibawa ke rumah sakit," jelas dia, dilansir Kompas.com, Sabtu (22/10/2022).



Menkes Belum Tetapkan KLB Meski Ada 241 Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Apa Alasannya?

Dia mengatakan anak yang mempunyai riwayat mengonsusmi paracetamol sirop atau drop lebih rentan dibandingkan anak yang tidak diberikan. Pasalnya, sirop obat tersebut diduga mengandung cemaran etilen glikol dan dietlien glikol. Di mana senyawa tersebut diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut pada anak.

"Ketika ginjal rusak karena peradangan, baik sementara atau pun permanen itu artinya racun di dalam tubuh tidak bisa dikeluarkan," urai dia.

Soal Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Jokowi: Pengawasan Industri Obat Diperketat!
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait