Jitunews.Com
4 Oktober 2022 14:26 WIB

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Pengamat: Bukan Kesalahan Satu Pihak, Apalagi Polisi

Semua pihak harus refleksi diri dan menyampaikan permintaan maaf

Bentrokan usai Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) (Antara/Ari Bowo Sucipto)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktur Indonesian Publik Institute, Karyono Wibowo menyatakan Polri tidak bisa disalahkan sepenuhnya atas insiden tewasnya banyak suporter selepas laga Arema versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Menurutnya Polri tidak menyalahi prosedur saat terjadinya Insiden di Stadion Kajuruhan.

Insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan disebutnya resultan dan mismanajemen dari krisis koordinasi dan lemahnya kolaborasi antarpihak dalam penyelenggaraan urusan publik.



Nangis Lihat Tragedi Kanjuruhan, Judika: Kok Bisa Seperti itu

"Ini jelas bukan kesalahan satu pihak. Katakanlah, orang menyalahkan polisi karena menggunakan gas air mata. Itu betul, orang boleh marah. Tapi kan polisi juga tidak menyalahi prosedur karena dalam situasi darurat mereka boleh menggunakan emergency planning," kata Karyono di Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Karyono mengatakan organisasi penyelenggara dan pihak yang diuntungkan dalam bisnis siaran bola di Stadion Kajuruhan juga harus bertanggung jawab.

"Ada kesan, itu pertandingan yang dipaksakan karena dalam suasana tidak kondusif pertandingan tetap dipaksa dilanjutkan. Ini kan aneh," kata Karyono.

"Jadi sekali lagi, semua pihak harus refleksi diri dan menyampaikan permintaan maaf. Tentu penegakan hukum harus jalan. Tapi jangan lagi ada upaya menyudutkan pihak tertentu saja," pungkasnya.

Diketahui terjadi kerusuhan usai laga Arema VS Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kerusuhan membuat banyak korban meninggal dan luka-luka. Dugaan sementara, para korban terinjak-injak suporter lain, serta sesak nafas akibat semprotan gas air mata jajaran keamanan.

Namun, menurut keterangan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, tembakan gas air mata yang dilayangkan Polri sudah sesuai prosedur.

Hal itu sebagai upaya menghalau serangan suporter yang merangsek turun ke lapangan dan berbuat anarkis.

Anies Baswedan Dideklarasikan NasDem, Puan Ingatkan untuk Fokus Masalah Kanjuruhan
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar

Rekomendasi

 

Berita Terkait