Jitunews.Com
4 Oktober 2022 13:38 WIB

Nangis Lihat Tragedi Kanjuruhan, Judika: Kok Bisa Seperti itu

Judika berharap semua pihak terkait sepak bola Indonesia berbenah.

Judika Sihotang (instagram.com/jud1ka)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyanyi Judika Sihotang turut prihatin dengan tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur yang menewaskan ratusan orang.

Sebagai pecinta sepak bola, ia tak menyangka hal itu bakal terjadi. Judika mengaku sedih saat melihat berita terkait peristiwa Kanjuruhan.

"Kami menangis, semuanya dan pas nonton itu (berita Kanjuruhan), aduh, kok bisa seperti itu," ujar Judika, seperti dilansir dari jpnn.com, Selasa (4/10).



Butut Tragedi Kanjuruhan, GMPI: Kapolri Juga Harus Mencopot Kapolda Jatim

Pelantun Mama Papa Larang kemudian menyampaikan dukacita kepada seluruh keluarga korban meninggal imbas insiden tersebut.

Judika meminta pemerintah maupun pihak penegak hukum bisa mengusut peristiwa Kanjuruhan secara tuntas.

"Prioritas utama adalah ke keluarga korban," kata suami Duma Riris itu.

Pria asal Sumatera Utara itu juga berharap kejadian serupa tidak terulang pada kemudian hari. Baginya, tragedi Kanjuruhan bisa jadi pijakan semua pihak terkait sepak bola Indonesia untuk berbenah.

Untuk diketahui, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, terjadi usai kekalahan 2-3 Arema FC versus Persebaya, Sabtu (1/10) malam.

Turunnya sejumlah suporter ke lapangan direspons polisi dengan penembakan gas air mata. Tak hanya ke lapangan, tembakan juga diarahkan ke tribun penonton. Hal itu memicu kepanikan suporter.

Suporter berusaha keluar untuk menghindari dampak gas air mata. Namun, pintu beberapa tribun tiba-tiba ditutup sehingga suporter saling berdesakan.

Tak sedikit dari mereka yang terinjak-injak dan mengalami sesak napas. Kejadian ini mengakibatkan banyak orang pingsan dan meninggal.

Data kepolisian hingga Senin (3/10) menyebutkan, korban meninggal dunia atas tragedi Kanjuruhan mencapai 125 orang.

"Terkait menyangkut masalah data korban peristiwa di Stadion Kanjuruhan, untuk korban meninggal dunia masih tetap 125 orang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam video konferensi pers di Polres Malang, Jawa Timur (Jatim), Senin (3/10).

Sementara itu, jumlah korban luka berat yang tercatat adalah 21 orang. Dan korban luka ringan 304 orang.

Buntut Konten Prank Lapor KDRT, Nikita Mirzani Harap Baim Wong Dipenjara
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait