Jitunews.Com
3 Oktober 2022 05:30 WIB

Menko PMK Sebut Total Korban Ada 448 Orang Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Rinciannya

Menko PMK Muhadjir Effendy berharap masyarakat tidak lagi melakukan spekulasi terkait jumlah korban.

Bentrokan usai Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) (Antara/Ari Bowo Sucipto)

MALANG, JITUNEWS.COM - Menko PMK Muhajir Effendy mengatakan bahwa jumlah korban buntut tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, mencapai ratusan orang.

Data korban buntut tragedi Kanjuruhan itu, pihaknya dapatkan berdasarkan diverifikasi berbagai pihak, termasuk dari Polri.

Lantas berapa total korban buntut tragedi Kanjuruhan?



Ratusan Orang Tewas Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Bakal Audit SOP Penggunaan Gas Air Mata

"Hasil akhir dari korban yang sudah diverifikasi semua pihak termasuk Polri dan penyelenggara ada 448 korban," kata Muhadjir usai melakukan rapat koordinasi di Pendopo Panji, Kepanjen, Malang, Senin (3/10/2022).

Muhadjir mengatakan bahwa jumlah korban itu terdiri dari luka ringan sebanyak 302 rang, 21 orang luka berat dan 125 orang meninggal dunia. Dengan data itu, ia berharap masyarakat tidak lagi melakukan spekulasi terkait jumlah korban.

"Dengan penjelasan ini saya harap tidak ada lagi spekulasi," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan data terbaru terkait jumlah korban meninggal dunia di tragedi Kanjuruhan.

Listyo mengatakan bahwa data terakhir yang pihaknya terima yakni 125 orang. Pihaknya menerima data itu berdasarkan identifikasi dari tim Disaster Victim Identification (DVI) dan Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota Malang.

"Konfirmasi saat ini terverifikasi meninggal dunia dari awal informasi 129 saat ini data terakhir hasil pengecekan DVI dan Dinkes jumlahnya 125 orang," kata Listyo di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (2/10/2022).

Ia mengatakan bahwa sebelumnya terdapat data ganda sehingga jumlah korban meninggal lebih banyak daripada data terakhir.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya telah mengajak berbagai pihak untuk melakukan investasi terkait tragedi Kanjuruhan.

"Saat ini saya telah mengajak tim dari Mabes ada Bareskrim, Propam, Pusdokjes, Inafis, kemudian Puslabfor untuk melakukan langkah terkait pendaklaman investigasi yang kami lakukan," pungkasnya.

Hari Ini Pemerintah Rakor Lintas Kementerian Buntut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Md Singgung Pelanggaran Hukum
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait