Jitunews.Com
2 Oktober 2022 19:20 WIB

Minta Maaf Soal Tragedi Kanjuruhan, Presiden Arema FC: Kami Berkoordinasi dengan Pusat Kesehatan

Pihak manajeman Arema FC terus berkoordinasi dengan pusat layanan kesehatan sebagai tindak lanjut atas tragedi Kanjuruhan.

Kisruh suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) (Antara/ H Prabowo)

MALANG, JITUNEWS.COM - Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana menyampaikan permintaan maaf terkait tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan ratusan orang pada Sabtu (1/10/2022).

"Sebagai Presiden Arema FC, saya meminta maaf kepada seluruh warga Malang raya yang terdampak atas kejadian ini, saya sangat prihatin dan mengutuk keras kerusuhan di stadion Kanjuruhan yang mengakibatkan seratusan lebih korban jiwa," kata Gilang dikutip dari rilisnya, Minggu (2/10/2022).

Gilang juga menyampaikan duka cita yang mendalam terkait musibah yang terjadi usai Arema FC dibungkam 2-3 atas Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.



Pakar Kesehatan Jelaskan Bahaya Penggunaan Gas Air Mata

"Saya turut merasakan duka yang mendalam dan berbelasungkawa untuk para Aremania yang menjadi korban dalam musibah Kanjuruhan tadi malam, semoga kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.

Pihak manajeman Arema FC, kata dia, terus berkoordinasi dengan pusat layanan kesehatan sebagai tindak lanjut atas tragedi Kanjuruhan.

"Saat ini manajemen Arema FC terus berkoordinasi dengan pusat layanan kesehatan untuk mengurus para korban. Kami meminta agar diberikan pelayanan yang maksimal dalam penanganan korban luka-luka dan meminta pusat-pusat kesehatan untuk menyampaikan pembiayaannya kepada manajemen Arema," ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya mendukung langkah aparat kepolisian dalam mengusut kasus yang menewasakan ratusan orang dalam tragedi Kanjuruhan tersebut.

"Kami juga mendukung penuh pengusutan yang dilakukan pihak kepolisian, dan memohon pihak-pihak untuk menahan diri sampai benar-benar ketemu titik terang permasalahannya," pungkasnya.

Ratusan Aremania Tewas dalam Insiden Kerusuhan di Kanjuruhan, Komnas HAM: Tragedi Kemanusiaan
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait