Jitunews.Com
30 September 2022 09:34 WIB

Anggaran IKN Rp 5,4 Triliun Belum Cair, Kementerian PUPR Pastikan Pembangunan Jalan Terus

Pelaksanaan pembangunan IKN Nusantara tak terpengarus belum cairnya anggaran Rp 5,4 triliun dari Kemenkeu

Penandatanganan Kontrak Simbolis Pekerjaan Pembangunan Infrastruktur IKN Nusantara di Auditorium Kementerian PUPR, Senin 29 Agustus 2022 (Jitunews/S Nugroho)


Penandatanganan itu sekaligus menandai babak baru pembangunan IKN Nusantara Tahap 1, yang merupakan bagian dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Pekerjaan yang ditandatangani kontraknya itu meliputi pekerjaan jalan tol, jalan nasional, kantor Presiden, kantor Wakil Presiden, kantor-kantor Kementerian Koordinator dan Sekretariat Negara, dan prasarana dasar lainnya seperti hunian pekerja konstruksi, pengerjaan air baku, dan  drainase.


Untuk melaksanakan Pembangunan IKN tersebut, di tahun ini Kementerian PUPR telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,10 triliun.



Dunia Usaha Harus Proaktif Dukung Swasembada Pangan


Sedangkan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur dasar tersebut sampai dengan 2024, setidaknya dibutuhkan sekitar Rp 49,53 triliun.


"Hari ini, siap untuk dilakukan penandatanganan kontrak sebanyak 19 paket dengan total nilai kontrak sebesar Rp5,32 triliun," ujar Direktur Pengadaan Jasa Konstruksi Kementerian PUPR Abdul Muis, dalam sambutan acara penandatanganan kontrak simbolis pekerjaan pembangunan infrastruktur IKN, di auditorium Kementerian PUPR, Senin 29 Agustus 2022.


Adapun kontrak yang ditandatangani secara simbolis hari ini adalah sebanyak 19 paket pekerjaan, dengan total nilai kontrak sebesar Rp 5,321 triliun.


Adapun rincian dari kontrak pekerjaan itu antara lain pekerjaan di lingkup Ditjen Sumber Daya Air, total sebanyak 6 paket dengan nilai kontrak sebesar Rp 42,8 miliar.

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 47 Pembangkit Diesel

Halaman:
  • Penulis: S. Nugroho,  Nugroho Sis Gunarto

Rekomendasi

 

Berita Terkait