Jitunews.Com
29 September 2022 06:00 WIB

PDIP Tuding AS Bantu SBY di Pilpres 2004, Demokrat: Halusinasi Tingkat Dewa

Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial menyebut narasi yang dibangun Hasto hanyalah halusinasi belaka.

Syahrial Nasution (twitter.com/syahrial_nst)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menuding ada campur tangan Amerika Serikat (AS) dalam kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pilpres 2004 yang lalu.

Hasto menyebut awalnya, Presiden AS George Bush meminta Megawati Soekarnoputri agar Indonesia mendukung agresi militer AS ke Irak. Namun saat itu, Mega menolak sehingga AS beralih ke SBY pada Pilpres 2004.

Menanggapi hal itu, Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial menyebut narasi yang dibangun Hasto hanyalah halusinasi belaka.



Soal Isu Jokowi Jadi Cawapres Prabowo di Pilpres 2024, PDIP: Tidak Masuk Akal

"Menurut saya, karangan cerita yang menyebut pemerintah AS terlibat memenangkan SBY-JK adalah halusinasi tingkat dewa. Tudingan-tudingan seperti itu sangat berbahaya," kata Syahrial seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (28/9/2022).

Hasto justru menyebut suami Megawati Soekarnoputri yakni mendiang Taufik Kemaslah yang tiba-tiba membuat pernyataan bahwa TNI AD sudah dikendalikan AS dua hari menjelang Pilpres 2024.

Padahal, menurutnya pernyataan Taufik Kemas tidak sesuai dengan fakta.

"Melalui seorang kerabat keluarga Teuku Umar, dua hari menjelang pencoblosan putaran kedua Pilpres 2004, Bang Taufik Kiemas mengatakan, AD sudah dikendalikan Amerika," ujarnya.

Sentil Demokrat, Ruhut Sitompul: Makin Hancur Partai yang Pernah Aku Besarkan
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait