Jitunews.Com
28 September 2022 11:39 WIB

PLN Surplus Listrik, DPR: Pemerintah Perlu Evaluasi Kelanjutan Program 35 Ribu MW

PLN harus bisa mengembangkan berbagai program agar permintaan listrik tumbuh tanpa membebani ekonomi masyarakat kecil.

(istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto menyoroti adanya kelebihan pasokan daya listrik PT PLN (Persero) hingga akhir tahun.2022.

Dia meminta PLN untuk lebih kreatif mengatasi surplus listrik seperti yang sedang terjadi saat ini.

PLN, kata Mulyanto, harus bisa mengembangkan berbagai program agar permintaan listrik tumbuh tanpa membebani ekonomi masyarakat kecil.



Heboh 17 Juta Data Pelanggan PLN Diduga Dijual-Belikan, Kominfo: Kami Usahan yang Terbaik

“PLN jangan hanya bertumpu pada satu program dan satu segmen pelanggan untuk mengatasi surplus listrik ini. Termasuk peningkatan demand listrik industri dan pelanggan kelas menengah-atas. Coba buat program untuk seluruh segmen pelanggan agar beban kelebihan produksi listrik tidak ditanggung oleh satu pihak,” kata Mulyanto di Jakarta, Selasa *
(27/9/2022).

Mulyanto menambahkan kelebihan produksi listrik ini harus dipikirkan secara serius. Mengingat dampak kelebihan produksi listrik ini sangat mempengaruhi keuangan PLN. Akibat kelebihan produksi listrik ini PLN harus menanggung utang sebesar Rp 500 triliun.

Karena itu Mulyanto minta PLN harus membuat perencanaan produksi dan distribusi yang berimbang. Jangan sampai terjadi ketimpangan antara permintaan dan pasokan listrik.

“Pemerintah juga harus mengevaluasi kelanjutan program 35 ribu MW. Program ini perlu di-rescheduling sehingga fit dengan rencana kerja PLN," kata dia.

"Pemerintah harus bisa menata ulang perjanjian dengan perusahaan listrik swasta atau independent power producer (IPP). Perlu dilakukan negosiasi ulang COD (jadwal operasi komersil) dan klausul TOP (take or pay) dalam perjanjian jual-beli listrik,” pungkasnya.

Diketahui Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan hingga akhir tahun nanti setidaknya akan ada kelebihan pasokan daya listrik atau surplus listrik PLN sebesar 6 gigawatt (GW) hingga 7 MW.

Rida menuturkan kelebihan pasokan daya listrik itu terjadi di hampir seluruh Indonesia. Namun, mayoritas kelebihan daya terjadi di Pulau Jawa.

Batalkan Program Kompor Listrik, PLN: Kami Hadir untuk Beri Kenyamanan
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar

Rekomendasi

 

Berita Terkait