Jitunews.Com
27 September 2022 22:37 WIB

Rusia Bisa Gunakan Nuklir jika Diserang Negara-negara Barat

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia mengatakan bahwa negaranya dapat menggunakan nuklirnya jika negara itu sendiri atau sekutunya diserang dengan senjata yang sama atau jika keberadaan Rusia terancam

Kepala Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev (britannica)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev pada Selasa (27/9) mengatakan bahwa Moskow dapat menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan diri. beberapa hari setelah dia menegaskan bahwa segala cara dapat digunakan untuk melindungi keamanan wilayah Ukraina yang berencana bergabung ke dalam Federasi Rusia melalui referendum.

Melalui postingan Telegram, Medvedev yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia mengatakan bahwa menurut doktrin militer, Rusia dapat menggunakan nuklirnya jika negara itu sendiri atau sekutunya diserang dengan senjata yang sama atau jika keberadaan Rusia terancam.

Dia juga memperingatkan negara-negara Barat untuk tidak membantu Ukraina mendapatkan senjata nuklir, menekankan bahwa itu mungkin memiliki konsekuensi yang parah.



Bukannya ke Negara Miskin, Sebagian Besar Ekspor Bahan Pangan Ukraina Justru Menuju Uni Eropa

"Jika ancaman terhadap Rusia melebihi batas bahaya yang ditetapkan, kami harus merespons," tulisnya.

Medvedev ragu jika NATO akan ikut campur dalam konflik Rusia-Ukraina bahkan dalam skenario nuklir. Ia menyebut keamanan nasional AS, Inggris dan Uni Eropa jauh "lebih penting "daripada nasib Ukraina."

“Pasokan senjata modern hanyalah bisnis untuk negara-negara Barat berdasarkan kebencian terhadap kita. Tidak lebih," tambahnya.

 

Uni Eropa Bakal Bereaksi jika 4 Wilayah Ukraina Ini Gabung Rusia
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait