Jitunews.Com
27 September 2022 20:33 WIB

Korea Selatan Enggan Bantu AS Pertahankan Taiwan

Presiden Korea Selatan mengatakan bahwa AS harus lebih memprioritaskan keamanan Korea Selatan dibanding Taiwan

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol (iNews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeo telah menyatakan keengganannya untuk membantu AS untuk membela Taiwan dari potensi serangan China. Yoon meyakini militer Korea Selatan dan pasukan Amerika yang ditempatkan di semenanjung Korea perlu fokus pada peningkatan risiko konflik dengan Korea Utara.

“Dalam kasus konflik militer di sekitar Taiwan, akan ada peningkatan kemungkinan provokasi Korea Utara,” kata Presiden Yoon Suk-yeol dalam sebuah wawancara dengan CNN yang ditayangkan pada hari Minggu (25/9).

“Oleh karena itu, dalam hal ini, prioritas utama bagi Korea dan aliansi AS-Korea di Semenanjung Korea akan didasarkan pada postur pertahanan kita yang kuat. Kita harus menghadapi ancaman Korea Utara terlebih dahulu,” tambahnya.



China Desak Dewan Keamanan PBB Selesaikan Konflik Ukraina-Rusia secara Politik

Presiden mengatakan bahwa Seoul harus menjadi prioritas AS yang lebih tinggi daripada Taipei. Oleh karena itu, dia menyarankan agar sekitar 28.500 tentara Amerika di Korea Selatan tidak boleh dialihkan untuk berperang di Taiwan.

Presiden AS Joe Biden pekan lalu mengatakan bahwa pasukan Amerika akan membela Taiwan jika terjadi invasi China, yang menimbulkan tanggapan marah dari Beijing.

China telah berjanji untuk bersatu kembali dengan Taiwan, bahkan jika harus mengerahkan kekuatan militer. Sementara itu, ketegangan antara Beijing dan Washington atas Taipei telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi melakukan perjalanan ke Taipei pada Agustus kemarin.

Yoon juga memilih untuk tidak bertemu langsung dengan Pelosi saat singgah di Seoul dalam perjalanannya ke Taiwan, yang oleh beberapa pengamat ditafsirkan sebagai upaya untuk menghindari kemarahan China, mitra dagang terbesar Korea Selatan.

Selandia Baru Tak Bisa Lagi Sediakan Bantuan Militer bagi Ukraina
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait