Jitunews.Com
26 September 2022 14:31 WIB

KPK Sebut Lukas Enembe Bisa Dibebaskan Jika Punya Tambang Emas, Pengacara: Dia Punya di Mamit

Pengacara mengajak KPK datang ke Tolikara untuk melihat tambang emas yang diklaim milik Lukas Enembe secara langsung.

Lukas Enembe (twitter.com/lukasenembe)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata sempat mengatakan Gubernur Papua Lukas Enembe bisa dibebaskan dari kasus suap dan korupsi apabila bisa membuktikan sumber uang ratusan miliar yang ditemukan PPATK.

"Misal Pak Lukas punya usaha tambang emas ya sudah pasti nanti kami akan hentikan, tapi mohon itu diklarifikasi, penuhi undangan KPK, panggilan KPK untuk diperiksa,"  kata Alexander Marwati saat jumpa pers di Kemenko Polhukam, Senin (19/9/2022).

Sementara itu, salah satu pengacara Lukas Enembe yakni Stefanus Roy Rening menyebut klaiennya memiliki tambang emas di Talikora, Papua.



Lukas Enembe Diduga Gemar Judi, Partai Garuda Minta KPK Fokus Urus Kasus Gratifikasi

"Jadi begini, itu kan dimulai dengan pernyataan bahwa kalau Pak Lukas bisa membuktikan dia punya tambang emas maka Pak Lukas bisa dibebaskan. Itu artinya dia mau pakai pembuktian terbalik," kata Stefanus dalam jumpa pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

Ia mengaku mendapat informasi terkait kepemilikan tambang emas itu langsung dari Lukas Enembe.  Ia pun mengajak KPK datang ke Tolikara untuk melihat tambang emas yang diklaim milik Lukas Enembe secara langsung.

"Tapi dalam kesempatan itu saya harus tanya bapak waktu itu, 'Bapak Gubernur, ini ada pernyataan begini'. Dengan senyum dia katakan, 'Itu Freeport saya punya, apa kamu ragukan lagi'. Bukan begitu bapak, bapak punya tambang nggak? Sendiri di kampung?" ucapnya.

"'Oh saya punya di kampung, di Tolikara di Mamit, sedang dalam proses'. Dokumennya sedang diproses oleh stafnya. Intinya bahwa bapak punya dan dia sampaikan ke saya. Kalau bisa KPK lihat, mari kita sama-sama ke Mamit, kita sama-sama ke Tolikara mari kita lihat itu tambang," lanjutnya.

 

Minta Lukas Enembe Penuhi Panggilan KPK, Jokowi: Hormati Proses Hukum yang Ada!
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait