Jitunews.Com
24 September 2022 20:08 WIB

Rusia Tak Akan Biarkan Pihak Asing Ancam Keamanan Sejumlah Wilayah Ukraina Ini

Jubir Kremlin mengatakan bahwa semua serangan terhadap wilayah Donbass, Kherson dan Zaporozhye merupakan serangan terhadap wilayah Rusia

Juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov (Sputniknews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa Rusia akan memperlakukan setiap potensi serangan terhadap wilayah Ukraina Kherson, Donbass dan Zaporozhye sebagai serangan terhadap wilayahnya sendiri, mengingat sejumlah wilayah tersebut berusaha bergabung dengan Federasi Rusia melalui referendum yang digelar pada akhir pekan ini.

Menanggapi pertanyaan media tentang apakah daerah tersebut akan diperlakukan sebagai tanah Rusia, Peskov menjawab: “Pasti.” Dia juga mengatakan bahwa konstitusi negara akan mulai berlaku di wilayah-wilayah ini segera setelah mereka bergabung.

Sementara itu, mantan presiden Rusia dan wakil kepala Dewan Keamanan negara, Dmitry Medvedev, memperingatkan bahwa Rusia tidak akan ragu untuk menggunakan “semua cara yang tersedia” untuk mempertahankan wilayahnya.



China Minta Konflik Rusia-Ukraina Diselesaikan secara Diplomatik Tanpa Prasyarat

“Mengganggu wilayah Rusia adalah tindak kejahatan,” kata Medvedev.

Dia juga menyatakan bahwa Donbass bergabung dengan Rusia akan membuat “transformasi geopolitik [dari] dunia tidak dapat diubah.”

AS, serta sekutunya di Eropa telah menyatakan bahwa mereka tidak akan mengakui hasil referendum yang digelar oleh otoritas sejumlah wilayah Ukraina tersebut. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg juga menganggap jajak pendapat yang dijadwalkan akan diadakan antara 23 dan 27 September itu sebagai “referendum palsu”.

Erdogan Minta Seluruh Pemimpin Dunia Berusaha Damaikan Ukraina-Rusia
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait