Jitunews.Com
21 September 2022 08:21 WIB

Soal Demo 'Save Lukas Enembe', PPP Ingatkan Proses Hukum Tidak Boleh Berhenti

PPP mengingatkan kepada KPK agar proses penyelidikan tidak berhenti hanya karena adanya demo dari simpatisan Lukas Enembe.

Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, (Jitunews/Khairul Anwar)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PPP, Arsul Sani menilai kasus korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe tidak ada kaitannya dengan unsur politis. Oleh karena itu, ia meminta agar proses hukum ditegakan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Saya melihat kasus Lukas Enembe itu merupakan kasus hukum, tidak ada unsur politisnya. Nah, karena ini kasus hukum, maka ya proses hukum sebagaimana lazimnya perlu dijalankan," ucap Arsul kepada wartawan, Selasa (20/9/2022).

Arsul juga mengingatkan kepada KPK agar proses hukum tidak berhenti hanya karena adanya demo dari simpatisan Lukas Enembe. Menurutnya, perlu ada koordinasi dengan aparat keamanan untuk mengusut kasus tersebut.



Muncul Demo 'Save Lukas Enembe' di Papua, KPK: Itu Diupayakan oleh Pihak Tersangka

"Tentu penegak hukum dalam hal ini juga perlu berkoordinasi dengan aparatur keamanan dan bahkan jika perlu dengan backup TNI jika proses penegakan hukum itu mendapat resistensi dari kelompok masyarakat tertentu di Papua," ucapnya.

"Memang perlu juga pendekatan bijak terhadap resistensi semacam itu dalam konteks Papua. Namun yang jelas tidak bisa kemudian karena resistensi tersebut menjadikan proses penegakan hukum mandek," pungkasnya.

Soal Aliran Uang Lukas Enembe di Kasino, KPK: Ini Cukup Unik, Tidak BIasa

Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait