Jitunews.Com
8 September 2022 11:00 WIB

Soroti Penolakan Gereja di Cilegon, Abu Janda: Kristenphobia itu Nyata di Indonesia

Abu Janda menyesalkan sikap intoleransi masih subur di Indonesia.

Permadi Arya alias Abu Janda (instagram.com/permadiaktivis2)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Permadi Arya ikut menyoroti penolakan massa terhadap pembangunan gereja di Kota Cilegon. Pria yang karib disapa Abu Janda itu menyesalkan sikap intoleransi masih subur di Indonesia.

“Tahun 2022 gaes, di saat bangsa lain berlomba ke luar angkasa, di Indonesia masih ada yang begini. Mau heran tapi gaya ala ala gurun kelakuan intoleran udah gak aneh,” sindirnya via unggahan di akun Instagram @permadiaktivis2, Kamis (8/9).

Dari peristiwa ini, Abu Janda menyimpulkan bahwa di Indonesia tidak ada Islamphobia, melainkan Kristenphobia. Sebab, kaum nonmuslim lah yang kerap mengalami diskriminasi.



Cerita Nita Gunawan: Pindah Agama di Usia Belasan, Diusir Ortu hingga Tinggal di Kos

“Jadi jelas ya, yang nyata ada di Indonesia itu Kristenphobia. Cuma b*** yang bilang di Indonesia ada Islamophobia,” pungkasnya.

Diketahui, pembangunan gereja di Grogol, Kota Cilegon ditolak oleh sekelompok warga. Mereka bahkan mengancam akan menurunkan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian bila pembangunan gereja itu diberi izin.

Pada Rabu (7/9), puluhan warga mengepung Gedung DPRD Cilegon untuk melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Cilegon, Isro Mi’raj. Massa juga membawa kain kafan untuk ditandatangani sebagai simbol penolakan pembangunan gereja.

Tanggapi KS Putri Candrawathi versi Komnas Perempuan, Eko Kuntadhi: Mengganggu Akal Sehat
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait