Jitunews.Com
6 September 2022 12:11 WIB

Tanggapi KS Putri Candrawathi versi Komnas Perempuan, Eko Kuntadhi: Mengganggu Akal Sehat

Skenario pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi versi Komnas Perempuan dinilai janggal.

Eko Kuntadhi (twitter.com/eko_kuntadhi)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi turut mengomentari dugaan kekerasan seksual (KS) Brigadir J terhadap Putri Candrawathi versi Komnas Perempuan. Menurutnya, skenario yang dibeberkan lembaga tersebut janggal.

Eko memiliki landasan terkait penilaian itu. Dia merasa gestur Putri saat tes PCR bersama Brigadir J di Jakarta tidak menunjukkan tanda-tanda trauma. Oleh karena itu, bagi Eko, tuduhan pelecehan di Magelang meragukan.

“Skenario pelecehan seksual seperti yang disampaikan Komnas Perempuan agak aneh sih. Kejadian di Magelang, tapi di Jakarta 'pelaku' dan 'korban' tes PCR bareng. Gak terlihat ada trauma dari gesturnya,” tulisnya via akun Twitter @_ekokuntadhi, dikutip Selasa (6/9).



Soal Dugaan Pelecehan di Kasus Brigadir J, Deolipa Yumara Bakal Gugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan

Dia lantas meminta Komnas Perempuan untuk tidak mengadakan cerita yang menyesatkan publik.

“Ayo, jangan mulai lagi dengan cerita yang mengganggu akal sehat,” pungkas Eko.

Sebelumnya, Komnas Perempuan menemukan dugaan kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Menurut mereka, peristiwa itu terjadi di Magelang pada 7 Juli 2022.

Disebutkan, pertimbangan Putri untuk tidak melaporkan dugaan kekerasan seksual itu karena diancam oleh Brigadir J.

"Kami perlu menegaskan bahwa keengganan pelapor (Putri Candrawathi) untuk melaporkan kasusnya sedari awal itu, karena memang merasa malu, dalam pernyataannya ya, merasa malu, menyalahkan diri sendiri, takut pada ancaman terduga pelaku (Brigadir J), dan dampak yang mungkin mempengaruhi seluruh kehidupannya," kata Ketua Komisioner Komnas Perempuan, Andy Yentriyani saat konferensi pers di Komnas HAM, Jakarta, Kamis (1/9).

Terkait Kasus Brigadir J, Deolipa Anggap Komnas HAM dan Komnas Perempuan Hanya Bikin Onar
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait