Jitunews.Com
15 Agustus 2022 21:45 WIB

Terorisme di Afghanistan Tak Akan Hilang Hanya karena AS Bunuh Pimpinan Al Qaeda

Dubes Rusia mengatakan bahwa banyak kelompok teroris yang saat ini beroperasi di Afghanistan, sehingga mengeliminasi satu organisasi saja tidak cukup untuk menyelesaikan isu terorisme di negara tersebut

Dubes Rusia untuk Afghanistan Dmitry Zhirnov (istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Duta Besar Rusia untuk Afghanistan Dmitry Zhirnov, mengatakan bahwa terorisme di Afghanistan tidak dapat diselesaikan hanya dengan membunuh pemimpin kelompok Al Qaeda saja, seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat. Ia menambahkan bahwa ada banyak kelompok radikal yang berbasis di negara tersebut, salah satu diantaranya adalah kelompok teroris ISIS.

"Masalahnya terlalu rumit untuk diselesaikan, misalnya, dengan tindakan seperti pemusnahan pemimpin Al-Qaeda menggunakan pesawat tak berawak Amerika. Operasi semacam itu baru-baru ini diumumkan oleh [Presiden AS Joe] Biden," kata Zhirnov, dikutip Sputniknews.

Pada 1 Agustus kemarin, Presiden AS Joe Biden mengumumkan bahwa pemimpin Al-Qaeda Ayman al-Zawahiri tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS di ibukota Afghanistan, Kabul, pada 31 Juli 2022.



Pangeran Arab Saudi Tanam Investasi Lebih dari USD 500 Juta di Beberapa Perusahaan Energi Rusia

Sementara itu, pemegang kekuasaan di Afghanistan, Taliban, mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini belum menemukan jasad al-Zawahiri. Kelompok yang juga dianggap sebagai kelompok terorisme oleh PBB dan Rusia itu, menambahkan bahwa mereka tidak memiliki informasi yang valid soal keberadaan al-Zawahiri.

“Jika [pemusnahan al-Zawahiri] ini terjadi, maka dalam kondisi di mana Afghanistan ditempatkan oleh perang 20 tahun dengan Amerika Serikat, radikal al-Qaeda kemungkinan besar akan bergabung dengan ISIS… fakta bahwa pelanggaran agresif wilayah udara Afghanistan oleh Amerika Serikat tidak akan menambah kepercayaan Taliban terhadap Amerika Serikat dalam perang melawan terorisme," kata Zhirnov.

Gedung Putih Akui Tak Terlibat dalam Insiden Penggerebekan Rumah Pribadi Donald Trump
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait