Jitunews.Com
11 Agustus 2022 09:47 WIB

Pengacara Usul Brigadir J Diangkat Jadi Pahlawan, Politikus PKB: Itu Berlebihan

Pengacara minta Jokowi untuk memulihkan nama Brigadir J dan diangkat menjadi pahlawan

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid (Fraksipkb)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, minta Presiden Joko Widodo untuk memulihkan nama Brigadir J dan diangkat menjadi pahlawan. Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB, Jazilul Fawaid, menilai usulan tersebut berlebihan.

"Itu berlebihan, mari kita hormati proses hukum belum jelas motif dan siapa yang bersalah. Jangan mendahului putusan pengadilan," ujar Jazilul kepada wartawan, Rabu (10/8).

Jazilul menyebut bahwa saat ini penyelidikan pembunuhan Brigadir J masih berjalan. Bahkan, status Brigadir J masih terlapor.



Motif Pembunuhan Brigadir J Masih Jadi Misteri, Kabareskrim: Biarlah Jadi Konsumsi Penyidik

"Saat ini statusnya masih korban bahkan dilaporkan kasusnya, bukan pahlawan, dan masih dalam proses hukum," kata Jazilul.

Menurutnya, presiden tidak bisa mudah memberikan tanda jasa dan gelar pahlawan karena ada syaratnya.

"Tidak mudah, Presiden tidak bisa semaunya memberikan tanda jasa dan gelar pahlawan, ada syarat dan ketentuan yang perlu diuji. Mbah Kholil Bangkalan yang sangat jelas jasanya buat umat saja belum bisa dipenuhi," lanjutnya.

Sebelumnya, Kamaruddin minta Jokowi agar nama Briagdir J dipulihkan pada HUT RI ke-77. Ia ingin Brigadir J diangkat sebagai pahlawan kepolisian yang gugur dalam tugas.

"Presiden RI perlu mengambil sikap dan tindakan pada acara perayaan hari ulang tahun Kemerdekaan RI yang ke-77 untuk memulihkan harkat dan martabat serta nama baik Alm. Brigadir Polisi Nopriansyah Yoshua Hutabarat," kata Kamaruddin dalam keterangannya, Rabu (10/8).

"Mengangkat alm. Brigadir Polisi Nofriansyah Yoshua Hutabarat sebagai Pahlawan Kepolisian RI yang gugur dalam tugas, rela berkorban untuk mengungkap kebobrokan Polri, sehingga perlu merevolusi Polri agar menjadi penegak hukum yang humanis dan berwibawa serta disegani dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat Indonesia dengan tulus dan ikhlas," katanya.

Pengacara Ingin Brigadir J Diangkat Jadi Pahlawan, Sahroni: Saya Rasa Belum Saatnya
Halaman:
  • Penulis: Admin

Rekomendasi

 

Berita Terkait